Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gus Zuem: Voucher Muktamar 

M
Penulis: M Nasikhuddin❯
KH Zaimuddin Wijaya As
KH Zaimuddin Wijaya As'ad atau Gus Zuem. (Radar Jombang)

Advertisement

SEORANG kawan mengirim potongan video yang berisi curhatan warga NU tentang kebanggaannya pada tokoh idolanya untuk menjadi ketua umum, akan tetapi dia pesimis karena jagonya itu tidak didukung “voucher” yang memadai.

Betul, dia menggunakan sebutan voucher untuk menggantikan kata amplop beruang.

Itu mengindikasikan bahwa jelang Muktamar ini, arus percakapan publik di lingkungan Nahdliyin terasa bergeser.

Isu isu strategis tentang penguatan modal sosial umat, pemberdayaan ekonomi warga, hingga konsolidasi organisasi yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak, mendadak tenggelam oleh hiruk pikuk pembahasan mekanisme pemilihan ketua umum dan siapa mendukung siapa serta seberapa besar kekuatan finansialnya.

Seolah olah seluruh energi jam’iyah tersedot pada satu titik: kontestasi figur yang transaksional.

Advertisement

Fenomena ini bukan sekadar dinamika lima tahunan. Ia mencerminkan kesenjangan yang makin lebar antara harapan warga NU di akar rumput dengan realitas politik organisasi di tingkat elit.

Di desa desa, para jamaah berharap NU hadir sebagai penopang kehidupan sosial, pendidikan, dan ekonomi mereka.

Namun di ruang ruang diskusi para pengurus, yang beredar bukan daftar inventarisasi masalah umat, melainkan daftar dukungan politik internal.

Orientasi pun bergeser dari program ke personalitas.

Padahal, salah satu indikator organisasi modern adalah ketika sistem mampu bekerja kuat dengan ketergantungan minimal pada figur pemimpinnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Jelang Muktamar NU di Jombang, Gus Salam Klaim Dukungan Capai 60 Persen

Jelang Muktamar NU di Jombang, Gus Salam Klaim Dukungan Capai 60 Persen

Jelang Muktamar ke-35 NU, Gus Salam mengklaim dukungan lebih dari 60 persen setelah konsolidasi dengan pengurus NU di dalam dan luar negeri.

Muktamar NU di Jombang Makin Dekat, Gus Kikin Bawa Qanun Asasi, PWNU Sumbar Beri Respons Positif

Muktamar NU di Jombang Makin Dekat, Gus Kikin Bawa Qanun Asasi, PWNU Sumbar Beri Respons Positif

Gus Kikin membawa gagasan penguatan Qanun Asasi ke PWNU Sumatera Barat. Prof Ganefri menyebut dokumen itu penting bagi masa depan NU.

Begini Perjalanan Gustina, dari Blitar hingga Jadi ASN Jombang

Begini Perjalanan Gustina, dari Blitar hingga Jadi ASN Jombang

Gustina Ari Murti lahir di Jombang, besar di Blitar, kuliah di Malang, lalu menjadi ASN. Kini ia dipercaya memimpin Bidang Aset BPKAD Jombang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer