Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal: Jangan Mabuk Dunia, Ini Bahayanya

Rojiful Mamduh • Minggu, 20 Juli 2025 | 12:48 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Pengasuh Pesantren Tahfidzul Quran Al-Hafidz, Trawasan, Sumobito, Jombang, Gus M Hafidz Alhafiz, menjelaskan bahaya mabuk dunia.

’’Menumpuk harta benda, rebutan pangkat dan mengumbar nafsu syahwat pasti akan menyesal di akhirat,’’ tuturnya, saat khotbah di Masjid Annur Satlantas Polres Jombang, Jumat (18/7).

Dunia hanya sementara. Seenak-enaknya di dunia hanya sepanjang usia kita.

Sebaliknya di akhirat kita akan selama-lamanya. Orang yang cerdas pasti lebih mengutamakan akhirat dibanding dunia.

Sebagaimana disebutkan dalam QS Alhadid 20.

Ketahuilah bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurau, perhiasan dan saling berbangga di antara kamu serta berlomba-lomba dalam kekayaan dan anak keturunan, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani, kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning lalu hancur menjadi serpihan.

Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdaya.

Juga disebutkan dalam QS Assyura 20.

Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat.

Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Dunia adalah penjara bagi orang beriman dan surga bagi orang kafir.

Dunia bukan tempat menikmati sepenuhnya bagi orang yang beriman, karena mereka menahan diri dari syahwat demi kenikmatan akhirat yang abadi.

Baca Juga: Binrohtal: Menjadi Pribadi yang Lebih Baik Setiap Hari

Umar bin Khattab radiyallahu 'anhu berkata: Jika kamu hidup di dunia, maka jadilah seperti orang asing atau orang yang sedang dalam perjalanan.

Hasan al-Bashri rahimahullah berkata: Celaka bagi hamba dunia, dunia datang kepadanya maka ia rida, dan jika dunia pergi darinya ia marah.

Ia tidak tahu bahwa dunia adalah ujian baginya.

Imam Ahmad bin Hanbal berkata: Zuhud terhadap dunia bukan berarti meninggalkan harta, tapi tidak meletakkan dunia di dalam hati.

Uwais al-Qarni, seorang tabiin yang terkenal karena baktinya kepada ibunya, hidup sangat sederhana.

Ia tidak memiliki rumah tetap, tidak dikenal di dunia, tapi sangat dikenal di langit.

Rasulullah menyebut namanya kepada Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib, dan menyuruh mereka meminta doa dari Uwais.

Kehidupan Uwais menunjukkan bahwa seseorang tidak perlu mabuk dengan dunia untuk mendapatkan kemuliaan.

Justru dengan meninggalkan dunia, Allah angkat derajatnya di akhirat.

Dunia hanyalah perhiasan sementara yang menipu. Jangan biarkan dirimu mabuk oleh gemerlapnya, sebab dunia ini fana dan akan ditinggalkan.

Jadikan dunia sebagai ladang amal untuk kehidupan akhirat yang kekal. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Polres Jombang #satlantas polres jombang #bahaya #mabuk #masjid #Sumobito #Binrohtal #Trawasan #dunia