JombangBanget.id - Pengasuh PP Shofwanul Hikmah, Badas, Kecamatan Sumobito, Jombang, KH Moh Roihan Sugondo, menjelaskan pentingnya mempersiapkan diri agar mati husnul khatimah.
’’Perbanyak amal saleh dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Betapa sulitnya orang mendapat derajat husnul khatimah, karena setan selalu menggoda manusia agar su'ul khatimah di akhir hayatnya,’’ tuturnya, saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Rabu (3/7).
Berdasarkan khobar yang diriwayatkan dari Manshur bin Ammar: Apabila manusia sudah menemui ajalnya,maka di bagilah keadaanya dalam lima hal.
Pertama, hartanya untuk ahli warisnya.
Kedua, ruhnya untuk malaikat maut.
Ketiga, dagingnya di makan ulat dan tulangnya untuk tanah.
Keempat, kebaikanya untuk musuhnya.
Kelima, setan berusaha merobek imannya.
Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Ketika seorang hamba mendekati ajalnya maka duduklah dua setan di sampingnya.
Setan di sebelah kanan yang menyerupai ayahnya mengatakan:
’’Wahai anakku, aku sangat sayang dan cinta kepadamu. Jika kamu mau mati, maka matilah dengan membawa agama Nasrani sebab itu adalah sebaik-baik agama.’’
Sedangkan setan di sebelah kiri, yang menyerupai ibunya, mengatakan:
’’Wahai anakku, perutku dahulu tempat hidupmu dan air susuku sebagai minumanmu serta pangkuanku sebagai tempat tidurmu, maka aku minta hendaknya kamu mati dengan membawa agama Yahudi sebab itu adalah sebaik-baik agama.’’
Agar kita terhindar dari upaya penyesatan oleh setan yang akan menjerumuskan kita, maka Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam memberikan tuntunan kepada kita.
Berupa doa memohon kepada Allah SWT agar senantiasa menetapkan iman kita sampai akhir hayat.
Doa tersebut sebagaimana termaktub dalam Surat Ali Imran 8; Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami.
Dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi karunia.
Husnul khatimah merupakan karunia terbesar dari Allah SWT yang tak tertandingi oleh apa pun.
Di saat setan terus melakukan berbagai godaan dan penyerupaan menjelang kematian seseorang, hanya Allah SWT yang dapat menjaga dan menyelamatkan iman kita.
Imam Sufyan Al-Tsauri menjelaskan empat hal yang bisa dilakukan untuk meraih husnul khatimah.
Pertama, menjaga iman dan ketakwaaan kepada Allah SWT secara istiqamah.
Siapa pun yang menginginkan terjaga iman dan ketakwaannya hendaknya menjauhi hal-hal yang bisa merusak iman dan ketakwaan.
Ia harus bertobat dari segala dosa dan kemaksiatan. Terutama dari syirik.
Nabi mengajari doa; Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari menyekutukan-Mu.
Baca Juga: Binrohtal, Iman terdiri dari Dua Bagian, Syukur dan Sabar
Kedua, bersungguh-sungguh memperbaiki lahir batin. Hendaknya, niat dan tujuan semua amal saleh harus benar-benar untuk mencari rida Allah SWT.
Sebagaimana yang kita ucapkan dalam doa iftitah setiap kali memulai salat.
Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.
Ketiga, senantiasa berdoa kepada Allah SWT agar diwafatkan dalam keadaan iman.
Nabi Yusuf AS memberikan contoh doa husnul khatimah.
Sebagaimana diabadikan dalam QS Yusuf 101: Wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh.
Keempat, senantiasa berizkir kepada Allah SWT dalam keadaan apa pun.
Allah SWT berfirman QS Albaqarah 152; Maka ingatlah pada-Ku, maka Aku akan mengingat kalian.
Ayat diatas menegaskan janji Allah SWT; Siapa pun yang senantiasa berzikir kepada Allah SWT, maka Allah SWT akan senantiasa memberinya petunjuk dan pertolongan hingga orang itu meninggal dalam keadaan mengingat-Nya. (jif/naz)
Editor : Ainul Hafidz