JombangBanget.id – Sebanyak 15 pohon peneduh jalan nasional di Jombang dipangkas.
Itu dilakukan sebagai antisipasi bahaya.
Pasalnya, saat musim hujan, rawan terjadi pohon tumbang sehingga mengancam pengguna jalan maupun bangunan di sekitar pohon.
Pantauan di lokasi salah satunya di Jalan Basuki Rahmad, sejumlah petugas sibuk melakukan pemangkasan pohon peneduh jenis angsana.
Sementara petugas lainnya mengatur lalu lintas. ”Hari ini (kemarin) ada tiga pohon kita pangkas,” kata Penilik Jalan Nasional PPK 42 Mojokerto-Jombang Dwi Hariyanto di lokasi.
Dijelaskan, pemangkasan dilakukan selain faktor cuaca juga permintaan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang.
”Pertama permintaan teman-teman DLH, supaya dipangkas, kedua membahayakan pengguna jalan dan pemilik rumah,” imbuh dia.
Sebab, rata-rata pohon peneduh lokasinya tak jauh dari rumah penduduk.
Sehingga dikhawtirkan ketika ada angin kencang bakal berdampak ke rumah di sekitar pohon.
”Total ada 15 pohon yang kita pangkas, hari ini terakhir,” ujar Dwi.
Dari belasan pohon itu, tak ada yang dilakukan penebangan hingga ke akar.
Baca Juga: Dibiarkan Tanpa Penanganan, Pohon Ambruk di Jalan Nasional Jombang Ganggu Pengendara
Hanya bagian dahan dan ranting yang dipangkas.
”Masih bisa hidup, apalagi sekarang musim hujan. Kecuali pohon yang sudah kering kita potong sampai akarnya,” tutur dia. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz