Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Proyek Rehab MPP Jombang Dikebut, Segini Progres Terbarunya

A
Penulis: Ainul Hafidz❯
Proyek rehab MPP Jombang di Ruko Simpang Tiga Mojongapit.
Proyek rehab MPP Jombang di Ruko Simpang Tiga Mojongapit.

JombangBanget.id – Pengerjaan proyek rehabilitasi Mal Pelayanan Publik (MPP) Jombang di Ruko Simpang Tiga Mojongapit terus dikebut.


Advertisement

Pasalnya, masa kontrak pekerjaan senilai Rp 1,4 miliar itu akan berakhir pada 5 Desember 2025.

Sementara progres fisik masih sedikit tertinggal dari target.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jombang, Joko Triono, menuturkan berdasarkan laporan terakhir, realisasi fisik proyek mencapai 71 persen, atau minus satu persen dari target mingguan yang ditetapkan sebesar 72 persen.

Advertisement

”Laporan terakhir yang kami terima Alhamdulillah (progres) sudah baik. Realisasi 71 persen dari target 72 persen, masih minus satu persen, ini masih sangat bisa dikejar,” ujarnya, Minggu (9/11).

Ia menambahkan, pekerjaan bagian atap telah rampung sepenuhnya.

Saat ini, kontraktor tengah menuntaskan pemasangan partisi dan granit di lantai satu.

Advertisement

“Sekarang tinggal partisi, ini sekat-sekat ruangan, seperti ruang kepala dinas dan ruang rapat. Jadi tinggal penyelesaian bagian dalam saja,” imbuhnya.

Meski ada sedikit keterlambatan, Joko memastikan pihaknya terus mendorong pelaksana proyek untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan sesuai spesifikasi teknis.

”Kontrak proyek itu berakhir pada 5 Desember nanti. Sehingga masih ada waktu untuk merampungkan seluruh pekerjaan. Apalagi bahan material sudah siap semua, tinggal pemasangan,” ujar Joko.

Proyek rehabilitasi lanjutan MPP yang mencakup lantai satu dan dua ini menggunakan anggaran Rp 1.475.757.900 dari APBD 2025.

Pekerjaan dimulai pada 4 Agustus dengan masa pelaksanaan 120 hari kalender. Adapun proyek tersebut dikerjakan oleh CV Dirga Perkasa, dengan CV Pilar 17 sebagai konsultan pengawas.

”Kami harap tidak ada keterlambatan, dan kami optimistis selesai sesuai rencana,” pungkas Joko. (fid/naz)

Advertisement

Artikel Terkait

Mangkrak dan Tak Ditempati, 11 Kios Pasar Pon Bakal Disegel Pemkab Jombang

Mangkrak dan Tak Ditempati, 11 Kios Pasar Pon Bakal Disegel Pemkab Jombang

Sebanyak 11 kios di Pasar Pon Jombang bakal disegel oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang.

Sudah Disiapkan Anggaran Ratusan Juta Rupiah, Palang Pintu KA Nglele Jombang Belum Bisa Dibangun

Sudah Disiapkan Anggaran Ratusan Juta Rupiah, Palang Pintu KA Nglele Jombang Belum Bisa Dibangun

Pemkab Jombang menyiapkan Rp 200 juta untuk pembangunan palang pintu kereta api di Desa Nglele, Kecamatan Sumobito, tetapi proyek belum dapat dimulai. Pemkab masih menunggu persetujuan Kementerian Perhubungan setelah

Jelang Muktamar NU, Tiang dan Kabel FO di Tambakberas Jombang Ditertibkan

Jelang Muktamar NU, Tiang dan Kabel FO di Tambakberas Jombang Ditertibkan

Penataan tiang dan kabel fiber optic (FO) kini diprioritaskan di kawasan Pondok Pesantren (PP) Bahrul Ulum Tambakberas, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang. Penertiban infrastruktur jaringan tersebut dikebut

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer