JombangBanget.id – Upaya menarik investor untuk mengembangkan Tirta Wisata Jombang dengan Investment Project Ready to Offer (IPRO) atau proyek investasi belum membuahkan perkembangan baru.
Setelah komunikasi dengan pihak yang berminat mengecek lokasi belum berlanjut, Pemkab Jombang kembali mempromosikan proyek tersebut melalui agenda Jatim Investasi.
’’Jadi belum ada kabar lagi. Setelah mereka pernah komunikasi,’’ kata Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jombang, Nur Evva Mayla melalui Sekretaris Dinas, Yulita Purwaningsih, (30/9).
Baca Juga: Binrohtal: Anak Belajar dari Apa yang Mereka Lihat
Pihaknya belum mendapat kabar lanjutan terkait rencana pengecekan lokasi IPRO Tirta Wisata dari pihak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Jawa Timur.
Hal serupa terjadi setelah pemaparan IPRO Tirta Wisata bersama Bank Indonesia (BI). Hingga kini, belum ada perkembangan lebih lanjut terkait hasil pemaparan.
’’Untuk hasil paparan IPRO bersama BI juga belum ada,’’ ujar Yulita.
Meski demikian, Pemkab Jombang masih berupaya mempromosikan potensi investasi Tirta Wisata.
Baca Juga: Empat Pihak Siap Bersaing Kelola Parkir RTH Kebonrojo Jombang
Dalam waktu dekat, Kepala Disporapar Jombang dijadwalkan mengikuti kegiatan Jatim Investasi setelah mendapat undangan dari BI.
’’Rencananya ibu kadis akan ada giat event Jatim Investasi. Jadi ikut promosi, karena diundang BI,’’ jelasnya.
Peluang pengembangan Tirta Wisata juga dapat terbuka melalui rencana perubahan status Perumda Aneka Usaha Seger menjadi Perseroda.
Ke depan, badan usaha milik daerah diharapkan dapat mengarahkan pengembangan bisnisnya, termasuk Tirta Wisata.
’’Kami berharap, rencana Perumda Aneka Usaha Seger akan jadi Perseroda. Itu ke depan bisa mengarah ke Tirta Wisata,’’ ucapnya.
Baca Juga: Kiai Jombang Masuk Kepengurusan PBNU 2026–2031, Berikut Nama-Namanya
Namun, pembahasan khusus mengenai pengelolaan Tirta Wisata dengan Perumda Aneka Usaha Seger belum dilakukan.
Perubahan status menjadi Perseroda juga masih menunggu peraturan daerah (Perda) disahkan.
’’Jelas mereka akan ada profile bisnis yang dikembangkan. Harapannya Tirta Wisata juga akan termasuk,’’ ungkapnya. (fid/jif)
Editor : Ainul Hafidz