JombangBanget.id - Usai melihat secara langsung potensi wisata Air Terjun Tretes di Dusun Pengajaran, Desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam, Pemkab Jombang mulai berkomunikasi dengan pihak terkait.
Salah satunya dengan Perhutani Divisi Regional Jawa Timur dan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur guna kerja sama pengembangan wisata air terjun.
”Jadi, setelah kita tinjau bersama mengenai aksesnya, kita sudah menindaklanjuti dengan komunikasi ke pihak terkait,” ujar Sekdakab Jombang Agus Purnomo, Rabu (11/9).
Ia mengatakan, pihak terkait yang dimaksud adalah Perhutani Divisi Regional Jawa Timur dan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur.
Sebab, akses jalan yang dilalui menuju Wisata Air Terjun Tretes adalah milik Perhutani.
Kemudian kawasan Air Terjun Tretes masih dalam satu kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Raden Soerjo merupakan Kawasan Pelestarian Alam (KPA) yang dikelola Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur.
”Karena posisinya miliknya Perhutani, jadi kita harus komunikasi agar bisa dimanfaatkan untuk pengembangan wisata,” ujar dia.
Sejauh ini, pihaknya mengatakan komunikasi yang dilakukan baru sebatas penjajakan.
Namun, hasil kesepakatan belum final.
”Kita sudah komunikasi awal, teman-teman PUPR dan Perkim kemarin yang komunikasi,” jelas dia.
Terpisah, Kepala Desa Galengdowo Wartomo mengatakan, sampai saat ini, salah satu kendala utama yang ada di wisata Air Terjun Tretes Pengajaran adalah akses jalan.
Baca Juga: Kuliner Pepes Daun Racun Khas Wonosalam Jombang Ternyata Bahan Utamanya dari Tanaman Ini
”Sampai saat ini infrastruktur dan akses jalan belum tersentuh sama sekali. Untuk itu, kami berharap bisa ditangani secara serius karena itu merupakan potensi yang sangat bagus. Mungkin ada investor kami juga menyambut baik,” ujar dia.
Menurut dia, jika akses infrastruktur jalan menuju wisata Air Terjun Tretes sudah dibenahi, maka akan menarik wisata untuk berkunjung dan bisa mendongkrak PAD Jombang.
”Jika berkembang nantinya tidak hanya menjadi ikon Jombang, tapi juga bisa menyumbang PAD untuk Kabupaten Jombang,” pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz