Sebagai Wanita Karier, Begini Cara Siska Puspitasari Jaga Keseimbangan Kerja dan Keluarga

Wenny Rosalina • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:41 WIB
Siska Puspitasari bersama sejumlah taruna STTD
Siska Puspitasari bersama sejumlah taruna STTD

JombangBanget.id  - Menjadi ibu dari dua anak sekaligus meniti karier di pemerintahan menuntut Siska Puspitasari, S.ST., M.M., piawai membagi waktu.

Tantangannya kian terasa setelah dia kembali bekerja usai cuti melahirkan. Sebab, anak keduanya kini masih berusia tiga bulan.

Bagi Siska, kuncinya terletak pada kemampuan menentukan prioritas. Hari kerja, Senin hingga Jumat, menjadi waktu untuk menuntaskan tanggung jawab profesional.

Baca Juga: Profil Siska Puspitasari, Pegawai Dishub Jombang dengan Kemandirian dan Profesionalisme

Sementara akhir pekan sebisa mungkin dia dedikasikan untuk keluarga.

”Ketika Sabtu dan Minggu, lebih diprioritaskan ke keluarga. Entah itu jalan-jalan atau sekadar ngobrol dan makan bersama. Tidak perlu ke tempat yang jauh-jauh,” ujarnya.

Baginya, menjaga kedekatan keluarga tak harus dengan kegiatan mahal atau bepergian jauh.

Baca Juga: Bersepeda hingga Mendaki, Begini Sisi Lain Albarian Risto Gunarto

Berbincang, makan bersama, dan menemani anak-anak menjadi cara sederhana untuk merawat kebersamaan.

Kehadiran bayi di tengah kesibukan pekerjaan membuat Siska membutuhkan dukungan keluarga dalam pengasuhan. 

Dia menyadari, anak yang masih kecil membutuhkan perhatian lebih, sementara tugas di kantor tetap harus dituntaskan.

”Kadang di titik ini, anak kecil masih perlu fokus-fokusnya. Tapi di kantor juga ada kegiatan. Jadi, ya harus pintar-pintar membagi waktu,” tuturnya.

Dalam mendidik anak, Siska tak hanya menekankan pencapaian akademik. Adab dan akhlak menjadi bekal utama yang ingin ditanamkan sejak dini.

Dia juga berupaya mengenali potensi anak melalui komunikasi langsung maupun dengan guru di sekolah.

”Kalau saya, kita komunikasikan dengan anak-anak. Selain itu, kita juga komunikasi dengan ustazah atau guru pendampingnya di sekolah,” jelasnya.

Baca Juga: Luluil Maknun, Belajar Public Speaking dari Buku dan Cermin

Salah satu minat anak pertamanya terlihat dalam kegiatan baris-berbaris, termasuk Polisi Cilik (Pocil) dan kepramukaan.

 Siska melihat aktivitas tersebut sebagai ruang bagi anak untuk belajar disiplin sekaligus membangun kepercayaan diri.

Di sela peran sebagai aparatur pemerintah dan ibu rumah tangga, Siska tetap berusaha menyediakan waktu untuk dirinya sendiri.

Baca Juga: Di Tengah Kesibukan, Begini Cara Rohma Wati Berbagi Peran Guru Sekaligus Ibu

Berenang dan bersepeda menjadi olahraga favorit yang biasa dilakukannya saat akhir pekan sebelum melahirkan anak kedua.

 Kini, dia tetap berupaya aktif dengan olahraga sederhana, seperti senam di rumah.

”Yang penting gerak, olahraga. Tidak harus setiap hari, yang penting ada waktu senggang,” katanya.

Siska juga menyukai berkebun. Area kecil di bagian atas rumah dimanfaatkannya untuk menanam sawi, tomat, dan sejumlah tanaman buah.

Sore hari setelah bekerja menjadi waktu untuk menyiram dan merawat tanaman, terkadang bersama suami.

Aktivitas sederhana itu menjadi caranya melepas penat sekaligus menikmati suasana hijau di rumah.

”Lumayan lah untuk menyegarkan mata setelah bekerja seharian, dengan menyiram tanaman,” pungkasnya. (wen/naz)

Editor : Achmad RW
siska puspitasari Membagi waktu karier keluarga