Yusuf Nurdiawan Ingin Atlet Tenis Meja Jombang Go Internasional

Ainul Hafidz • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB
HARMONIS: Yusuf Nurdiawan, guru SMKN Mojoagung, Jomang bersama istri dan kedua anaknya. (IST)
HARMONIS: Yusuf Nurdiawan, guru SMKN Mojoagung, Jomang bersama istri dan kedua anaknya. (IST)

JombangBanget.id - Yusuf Nurdiawan berharap atlet tenis meja Jombang mampu meningkatkan prestasi hingga menembus level internasional.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PTMSI Jombang itu menyebut latihan rutin, disiplin, kerja keras, dan banyak mengikuti kejuaraan menjadi bagian penting dalam proses tersebut.

’’Sebagai guru kita harus punya jiwa pendidik, mengajar dengan baik dan disiplin. Kalau atlet untuk mencapai juara kita harus punya tekad yang kuat, punya impian atau target yang kuat, jiwa disiplin dan sportivitas,’’ kata Yusuf Nurdiawan, guru Penjasorkes SMKN Mojoagung, Jombang ini.

Baca Juga: Profil Yusuf Nurdiawan, Dari Atlet Cilik hingga Guru Berprestasi Jombang

Totalitas menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang atlet. Target tidak cukup hanya dibayangkan, tetapi perlu dikejar melalui latihan dan kerja keras.

Termasuk ketika tubuh mulai lelah maupun saat hasil pertandingan berakhir dengan kekalahan. Kalah bukan alasan untuk berhenti, melainkan bagian dari proses menuju target yang ingin dicapai.

’’Totalitas harus tetap dijaga, harus mau kerja keras, tidak putus asa,’’ tegasnya.

Ia juga mengingatkan atlet agar tidak kehilangan fokus setelah meraih kemenangan. Menjadi juara bukan akhir perjalanan. Masih ada kejuaraan lain yang menanti dan target berikutnya yang perlu dikejar.

Baca Juga: Buntut Perpustakaan Terbakar, SMPN 2 Perak Jombang Kehilangan Ruang Baca

’’Kalau ingin jadi juara ingat tujuan dan target. Jalani dengan disiplin dan kerja keras. Harus melawan rasa capek. Harus melawan rasa saat kalah untuk bisa bangkit lagi. Kalau pun kita juara tidak boleh sombong. Karena event masih banyak, sampai titik tujuan dan target yang dicapai,’’ urai Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jombang ini.

Ia berharap atlet tenis meja Jombang mampu menorehkan prestasi lebih tinggi. Bukan hanya menjadi juara nasional, tetapi juga mampu menembus kancah internasional.

’’Prosesnya memang berat. Setiap hari harus latihan. Durasi waktu harus ditambah. Serta harus sering ikut kejuaraan untuk mengasah jam terbang biar dapat pengalaman banyak,’’ tuturnya.

Di luar tenis meja, Yusuf juga gemar melakukan olahraga lain, seperti gym dan renang. Menurutnya, menjaga kebugaran tidak harus selalu dilakukan melalui tenis meja.

Baca Juga: Semalam, Delapan Diesel Petani Jombang Jadi Sasaran Pencuri

’’Sehat itu investasi masa depan. Manusia hanya bisa berusaha dan berdoa,’’ katanya.

Di luar aktivitas sebagai guru, atlet, dan pelatih, Yusuf juga menjalani kehidupan keluarga.

Ia menikah dengan Rifatul Maulidah dan dikaruniai dua anak. Saat ini, ia berdomisili di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung. (fid/jif)

Editor : Ainul Hafidz
yusuf nurdiawan atlet SMKN Mojoagung Jombang tenis meja