Kholida Krisnawati Juara I ASN Berprestasi, DLH Jombang Ungkap Kuncinya

Ainul Hafidz • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 07:48 WIB
SUKSES: Fungsional Perencana Ahli Muda DLH Jombang, Kholida Krisnawati SAB ME, menerima penghargaan dari Bupati Warsubi di Pendopo Kabupaten Jombang, Senin (17/8). (IST)
SUKSES: Fungsional Perencana Ahli Muda DLH Jombang, Kholida Krisnawati SAB ME, menerima penghargaan dari Bupati Warsubi di Pendopo Kabupaten Jombang, Senin (17/8). (IST)

JombangBanget.id –  Kholida Krisnawati SAB ME, Fungsional Perencana Ahli Muda DLH Jombang, meraih Juara I ASN Berprestasi Lingkup Pemkab Jombang 2026 melalui inovasi SIMRAJA (Sistem Informasi Monev Rencana Aksi dan Pengukuran Kinerja).

Prestasi tersebut menjadi hasil dari inovasi sekaligus pembinaan dan evaluasi kinerja ASN yang rutin dilakukan DLH Jombang.

Kepala DLH Jombang Miftahul Ulum mengatakan penilaian ASN berprestasi dilakukan melalui capaian kinerja, kedisiplinan, dan rekam jejak.

Baca Juga: Dari Resepsionis hingga Antar Muktamirin, 70 Guru-Siswa MAU Wahab Hasbullah Jombang Turun

Dari penghargaan internal DLH, pegawai berprestasi kemudian disaring untuk mengikuti seleksi tingkat kabupaten.

Krisna, sapaan akrabnya, mengatakan, SIMRAJA lahir dari sejumlah persoalan.

Di antaranya keterbatasan ruang evaluasi internal bagi perencana, ketepatan waktu penginputan data, serta proses verifikasi bukti dukung sebelum masuk sistem pelaporan resmi pemerintah daerah.

’’Kami mendapat ruang untuk tumbuh, kebebasan berinovasi, sekaligus apresiasi terhadap potensi pegawai. Dari situ kemudian lahir inovasi yang sifatnya sistemik,’’ katanya.

Baca Juga: Kiai Sepuh Usulkan Pemilihan AHWA Langsung di Rapat Pleno

SIMRAJA mengusung konsep Intermediary Sandbox Space, Single Source of Truth, dan Single Upload–Multiple Use.

Konsep terakhir memungkinkan bukti dukung cukup diunggah satu kali untuk digunakan dalam berbagai evaluasi.

’’Dengan konsep Single Upload–Multiple Use, bukti dukung cukup diunggah satu kali dan bisa digunakan untuk berbagai evaluasi. Ini membuat prosesnya lebih efisien,’’ jelasnya.

Inovasi itu juga mendorong perubahan peran perencana dari administrator menjadi performance analyst.

Pengukuran kinerja dilakukan berjenjang mulai penginputan data, verifikasi kepala unit kerja, hingga rapat evaluasi tim sekretariat yang dipimpin kepala dan sekretaris DLH.

Krisna menyebut penerapan SIMRAJA mendorong budaya kerja collaborative accountability, dengan setiap unit kerja ikut mengawal validitas data dan bukti dukung.

Baca Juga: Zulkifli Hasan di Unhasy Tebuireng Jombang: Santri Jangan Jadi Job Seeker

Terpisah, Kepala DLH Jombang, Miftahul Ulum ST MSi mengatakan, prestasi Krisna merupakan hasil pembinaan dan penilaian kinerja ASN yang rutin dilakukan internal DLH.

Setiap tahun, DLH memberikan penghargaan bagi ASN berprestasi, baik PNS maupun PPPK.

’’Kami setiap tahun mencoba membuat penghargaan ASN, baik PNS maupun PPPK berprestasi di dinas. Kami punya tim khusus kinerja setiap ASN. Dinilai di akhir tahun dan awal tahun diumumkan,’’ ungkapnya.

Dari penerima penghargaan tingkat internal itu, DLH kemudian menyaring pegawai untuk mengikuti seleksi tingkat kabupaten.

Baca Juga: Gus Faris Nilai Kiai Said Aqil Layak Jadi Rais Aam PBNU

’’Alhamdulillah tahun ini dapat satu, Mbak Krisna juara satu untuk eselon IV,’’ katanya.

Penilaian ASN tidak hanya berdasarkan capaian kinerja, tetapi juga kedisiplinan dan rekam jejak.

’’Kami juga melihat rekam jejak berupa pernah atau tidaknya yang bersangkutan kena hukuman dan sebagainya. Kami ukur. Insya Allah siapapun yang berprestasi kami sudah punya ukurannya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan,’’ tegasnya. (fid/jif)

Editor : Ainul Hafidz
kholida Berprestasi asn DLH Jombang