JombangBanget.id - Kesibukan mengajar tidak membuat Dr Lailatus Sa’adah SPd MPd berhenti berkarya.
Dosen Pendidikan Bahasa Inggris Universitas PGRI Jombang itu justru menjadikan dunia literasi sebagai bagian dari pengabdiannya di bidang pendidikan.
Lewat tangan dinginnya, dua buku pelajaran Bahasa Inggris tingkat sekolah dasar berhasil diterbitkan. Discovery English pada 2021 dan Sparkling English pada 2026.
Baca Juga: Proyek RTH Ngoro Jombang Rp 2,8 Miliar Dilelang, Berikut Tahapan Terbarunya
Bagi perempuan kelahiran 3 Maret 1980 tersebut, menulis buku bukan sekadar menghasilkan karya.
Tetapi juga menjadi upaya menghadirkan pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih menyenangkan dan mudah dipahami anak-anak.
”Saya ingin anak-anak lebih tertarik belajar Bahasa Inggris sejak dini. Buku pelajaran harus dibuat menarik agar siswa merasa belajar itu menyenangkan,” ujarnya.
Perempuan asal Kalijaring, Kalikejambon, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang itu memang dikenal aktif di dunia akademik.
Sejak 2009, ia mengabdikan diri sebagai dosen di jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas PGRI Jombang.
Perjalanan pendidikannya dimulai dari MI Al-Ihsan Kalijaring Tembelang lulus 1992. Kemudian melanjutkan ke MTs Al-Ihsan Kalijaring pada 1995.
Pendidikan menengah atas ditempuh di MA Al-Hikmah Purwoasri Kediri hingga lulus pada 1998.
Kecintaannya terhadap Bahasa Inggris membawanya melanjutkan studi di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Malang.
Program sarjana diraih pada 2002, sedangkan pendidikan magister diselesaikan pada 2008.
Semangat belajarnya terus berlanjut hingga berhasil meraih gelar doktor di Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Surabaya pada 2026.
Baca Juga: 19 Karateka dan 4 Wasit Jombang Tampil di Kejurnas Karate Piala Ketua Umum PB Forki
”Belajar itu proses sepanjang hayat. Selama masih diberi kesempatan, saya ingin terus belajar dan berbagi ilmu,” katanya.
Tak hanya aktif mengajar dan menulis buku, Dr Lailatus Sa’adah juga produktif dalam bidang penelitian.
Ia beberapa kali mendapatkan hibah Penelitian Dosen Pemula dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 2015, 2018, dan 2023.
Dalam aktivitas akademiknya, ia juga bergabung dalam organisasi PGRI dan HISKI.
Salah satu pengalaman paling berkesan selama menjadi dosen adalah ketika dapat berkolaborasi dengan mahasiswa dalam menulis buku maupun artikel penelitian.
Bahkan, hasil penelitian tersebut dipresentasikan bersama mahasiswa dalam konferensi internasional seperti TEFLIN.
”Bagi saya, kebahagiaan terbesar adalah melihat mahasiswa berkembang dan percaya diri dengan potensinya. Ketika mereka bisa meraih prestasi, itu menjadi kebanggaan tersendiri,” tuturnya. (ang/jif)
Editor : Ainul Hafidz