JombangBanget.id - Karier Dra. Wor Windari, M.Si menjadi bukti bahwa konsistensi dan kerja keras mampu membuka jalan menuju puncak kepemimpinan.
Perjalanan panjangnya di dunia birokrasi menjadikan ia salah satu figur perempuan inspiratif di Kabupaten Jombang.
Lahir di Jombang, 4 Desember 1973, Wor tumbuh dan menempuh pendidikan di daerah asalnya. Mulai dari SDN Sumobito 1, SMP Negeri 1 Sumobito, hingga SMA Negeri Kesamben.
Baca Juga: Profil Fitriah Susanti Kemenag Jombang: Konsisten Mengabdi di Bidang Keagamaan dan Zakat Wakaf
”Sejak kecil saya bercita-cita untuk berkarier di pemerintahan,” ungkap warga Perum Widya Graha Permai Jombang.
Langkah besarnya dimulai saat menempuh pendidikan di STPDN. Kesempatan itu mengantarkannya memperdalam ilmu pemerintahan melalui tugas belajar di Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) Jakarta pada 1997.
Ia kemudian melengkapi kapasitasnya dengan meraih gelar Magister Ekonomi Pembangunan dari UNDAR.
Baca Juga: Profil Kepala SMKN Gudo Jombang, Itha Pujiarti yang Punya Latar Aktivis Sosial dan Dunia Kesehatan
Karier birokrasi Wor dimulai dari bawah. Tahun 1994, ia mengawali tugas di Bagian Kepegawaian. Dua tahun berselang, ia dipercaya sebagai Kaur Perencanaan Kantor Bangdes.
Konsistensi dalam bekerja membuat kariernya terus menanjak, hingga menjabat Kasubag Pemdes di Bagian Pemerintahan Pemkab Jombang pada 2004–2009.
Pengalaman lintas sektor terus memperkaya kemampuannya. Ia pernah menjadi Kasubbid di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, kemudian menjabat Sekretaris Kecamatan Perak dan Kecamatan Jombang.
Tonggak penting kariernya terjadi saat dipercaya menjadi Camat Tembelang pada 2014 hingga awal 2019. Setelah itu, ia sempat menjabat Camat Diwek sebelum dipercaya sebagai Kabag Umum Pemkab Jombang.
Kariernya kian melesat saat memimpin Dinas Penanaman Modal dan PTSP Jombang pada 2021–2025. Hingga akhirnya, sejak 11 September 2025, ia mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.
Berbekal pengalaman panjang tersebut, Wor dikenal sebagai pemimpin yang profesional dan berintegritas.
Ia tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga mampu memberikan arah dan motivasi bagi organisasi yang dipimpinnya.
Seorang pemimpin harus memiliki integritas, tanggung jawab, dan motivasi kerja tinggi. ”Pemimpin harus mampu memberi arah dan menjadi motivator bagi anggotanya,” tegasnya. (wen/naz)
Editor : Achmad RW