JombangBanget.id - Tiga hak anak dalam Islam yang menjadi kewajiban orang tua meliputi pemberian nama yang baik, pendidikan agama dan Alquran, serta membimbing anak menuju pernikahan ketika telah dewasa.
Sebagaimana disampaikan pengurus MWCNU Kecamatan Mojoagung, H Ainul Mubin di Masjid Agung Junnatul Fuadah Polres Jombang, Selasa (29/9).
’’Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Di antara hak anak atas orang tuanya atau kewajiban orang tua kepada anak ada tiga: Memberikan nama yang baik ketika ia lahir, mengajarinya Alquran ketika ia telah berakal, dan menikahkannya ketika ia telah dewasa,’’ tuturnya.
Baca Juga: Perdana di Popkab Jombang, Berikut Para Juara Cabor Panjat Tebing
Allah Ta’ala berfirman di QS Annisa 9.
Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka.
Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar.
Agar anak tidak lemah, harus dibekali tiga hal.
Pertama, memberikan nama yang baik. Rasulullah bersabda: Kalian akan dipanggil pada hari kiamat dengan nama-nama kalian dan nama bapak-bapak kalian. Maka perbaikilah nama-nama kalian.
Baca Juga: Wayang Kulit Tanjungwadung Jadi Ajang Sosialisasi Desa Mantra Jombang
Nama yang baik merupakan doa. Ketika orang tua memberikan nama yang baik, setiap kali nama itu dipanggil, terdapat harapan kebaikan yang melekat di dalamnya.
Rasulullah pernah mengganti nama yang memiliki makna kurang baik menjadi nama yang lebih baik.
Di antaranya, beliau mengganti nama ‘Ashiyah yang bermakna ’’orang yang durhaka’’, menjadi Jamilah yang bermakna indah.
Hazn sulit atau susah diganti Sahl mudah atau lembut. Abdul Ka’bah diganti Abdurrahman yakni Abdurrahman bin Auf yang terkenal kaya dan dermawan.
Ini menunjukkan perhatian Rasulullah terhadap nama dan maknanya. Ada maqalah: Nama yang baik merupakan bagian dari adab yang baik.
Pilihlah nama yang baik maknanya, mudah diucapkan, dan mengandung doa kebaikan.
Baca Juga: Wayang Kulit Tanjungwadung Jadi Ajang Sosialisasi Desa Mantra Jombang
Kedua, Orang tua berkewajiban membimbing anak mengenal Allah, membaca Alquran, memahami agama, dan memiliki akhlak yang baik.
Allah Ta’ala berfirman: Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka (QS At-Tahrim 6).
Menjaga anak yakni dengan mengajarinya ilmu agama.
Perintahkanlah keluargamu melaksanakan salat dan bersabarlah dengan sungguh-sungguh dalam mengerjakannya.
Baca Juga: Tirta Wisata Masih Sepi Investor, Pemkab Jombang Terus Bergerak
Kami tidak meminta rezeki kepadamu. Kamilah yang memberi rezeki kepadamu.
Kesudahan (yang baik di dunia dan akhirat) adalah bagi orang yang bertakwa.
Orang yang istiqamah salat berjamaah dan banyak baca Alquran rezekinya akan dicukupi oleh Allah Ta’ala. Alias terhindar dari kesulitan rezeki.
Ketiga, menikahkan anak ketika telah dewasa.
Allah Ta’ala berfirman: Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu serta orang-orang yang layak menikah dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan.
Jika mereka miskin maka akan dibuat kaya oleh Allah Ta’ala (QS An-Nur 32).
Baca Juga: Kasus Influenza A Masih Nihil, Begini Sikap RSUD Jombang
Orang tua berkewajiban membimbing dan mencarikan pasangan yang baik. Sementara anak juga harus mempertimbangkan kesiapan dirinya.
Rasulullah bersabda: Seorang janda tidak boleh dinikahkan sampai dimintai persetujuannya, dan seorang gadis tidak boleh dinikahkan sampai dimintai izinnya.
Tugas orang tua sejak jauh hari mempersiapkan anak agar menjadi pribadi yang matang, bertanggung jawab, berilmu, dan berakhlak.
’’Memberi rezeki halal dan mendidik adab merupakan tinggalan terbaik orang tua kepada anak,’’ terangnya.
Nabi bersabda; Didiklah anak-anakmu tiga hal; Cinta Nabi, cinta keluarga Nabi dan membaca Alquran.
Anak juga perlu dididik sesuai potensinya. Nabi bersabda; Ajari anak-anakmu berenang, memanah, dan berkuda. (jif/naz)
Editor : Ainul Hafidz