JombangBanget.id - Pendeta GPdI House Of Prayer Sawahan, Jombang, Petrus Harianto STh, mengingatkan umat agar tidak kehilangan pengharapan.
Ketika menghadapi masa sulit karena malam tidak berlangsung selamanya.
’’Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi, lebih dari pada pengawal mengharapkan pagi,’’ tuturnya mengutip Mazmur 130:6.
Baca Juga: Binrohtal: Kematian hingga Lailatul Qadar, Ini Enam Perkara yang Dirahasiakan Allah
Ayat ini menggambarkan sebuah penantian dan kerinduan yang sangat kuat kepada Tuhan. Pemazmur menggunakan gambaran seorang pengawal malam yang berjaga dalam kegelapan.
Ia tahu malam terasa panjang, sunyi, dan melelahkan. Namun satu hal yang membuatnya tetap bertahan adalah keyakinan bahwa pagi pasti datang.
Demikian juga dengan kehidupan kita. Ada masa ketika kita merasa berada dalam ’’malam’’ kehidupan—menghadapi masalah, pergumulan, ketidakpastian, bahkan doa yang sepertinya belum mendapat jawaban.
Kita mungkin bertanya, ’’Tuhan, sampai kapan?’’
Baca Juga: Harga Tembakau Bagus, Produksi Petani Jombang Malah Anjlok
Tetapi seperti seorang pengawal yang terus menantikan datangnya fajar, kita dipanggil untuk tetap berharap kepada Tuhan.
Fajar tidak pernah lupa datang.
Malam boleh panjang, tetapi malam tidak pernah berlangsung selamanya. Gelap boleh menutupi pandangan kita, tetapi gelap tidak dapat menghentikan datangnya pagi. Begitu juga pertolongan Tuhan.
Mungkin tidak datang menurut waktu yang kita inginkan, tetapi Tuhan tidak pernah terlambat. Ada waktu Tuhan yang sempurna untuk menyatakan pertolongan, kasih, dan janji-Nya.
Menanti memang tidak selalu menyenangkan. Menunggu jawaban doa, menunggu pemulihan, menunggu perubahan keadaan, atau menunggu pintu yang Tuhan bukakan sering kali membuat kita lelah.
Tetapi jangan biarkan lamanya penantian membuat kita kehilangan pengharapan. Tetaplah percaya. Tetaplah berdoa. Tetaplah setia.
Sebab orang yang menantikan Tuhan bukan sedang menunggu sesuatu yang tidak pasti. Kita menantikan Tuhan yang pasti, janji-Nya yang pasti, dan pertolongan-Nya yang pasti.
Baca Juga: Yusuf Nurdiawan Ingin Atlet Tenis Meja Jombang Go Internasional
Mungkin hari ini hidup kita masih seperti malam. Tetapi percayalah, fajar sedang menuju kita. Sepasti fajar pagi tiba menghapus gelap malam, lebih pasti lagi janji Tuhan akan digenapi bagi setiap orang yang berharap kepada-Nya.
’’Jangan berhenti berharap. Tetap tekun dan sabar menanti janji Tuhan. Sebab malam tidak selamanya, dan fajar pasti tiba. Tuhan Yesus memberkati,’’ ungkapnya. (jif/naz)
Editor : Ainul Hafidz