Renungan Minggu: Jangan Menyerah Saat Doa Belum Terjawab, Ini Pesannya

Rojiful Mamduh • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 08:27 WIB
Pendeta GPdI House of Prayer Sawahan Jombang, Petrus Harianto STh. (IST)
Pendeta GPdI House of Prayer Sawahan Jombang, Petrus Harianto STh. (IST)

JombangBanget.id - Doa yang belum terjawab bukan alasan untuk menyerah dalam menjalani kehidupan iman.

Pendeta GPdI House of Prayer Sawahan, Jombang, Petrus Harianto STh, mengajak umat tetap kuat dan percaya karena kasih karunia Tuhan mampu menopang setiap proses.

Dalam renungannya berdasarkan 2 Timotius 2:1, Petrus mengatakan Tuhan mungkin belum mengubah keadaan yang dihadapi seseorang, tetapi Dia sanggup memberikan kekuatan untuk melewatinya.

Baca Juga: Silatnas Asparagus di Tambakberas Jombang, Gus Sentot Gandeng Emil

Karena itu, umat diajak tetap setia, berbuat baik, dan percaya bahwa proses yang dijalani bersama Tuhan tidak sia-sia.

’’Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus,’’ tuturnya mengutip 2 Timotius 2:1.

Kehidupan tidak selalu mudah dan berjalan seperti yang kita harapkan.

Ada masa ketika kita merasa lelah, kecewa, menghadapi tekanan, bahkan bertanya, ’’Sampai kapan saya harus melewati semua ini?’’ Namun firman Tuhan mengingatkan kita untuk tidak mudah menyerah, tapi jadilah kuat!

Baca Juga: Profil Kholida Krisnawati, Sosok di Balik Data dan Prestasi DLH Jombang

Yang menarik untuk direnungkan, ayat di atas tidak berkata, ’’Jadilah kuat dengan kemampuanmu sendiri,’’ tetapi kuat oleh kasih karunia Tuhan.

Artinya, kekuatan kita bukan terutama berasal dari diri kita sendiri, tetapi dari Tuhan. Kekuatan kita terbatas, tetapi kasih karunia Tuhan tidak pernah terbatas.

Rasul Paulus kemudian memberikan tiga gambaran: Prajurit, olahragawan, dan petani.  Prajurit menggambarkan ketekunan dan fokus.

Olahragawan menggambarkan disiplin dan ketaatan pada aturan.
Petani menggambarkan kesabaran dalam menantikan hasil.

Ketiganya memiliki satu kesamaan: tidak mudah menyerah.
Prajurit tidak meninggalkan tugas hanya karena medan sulit.

Olahragawan tidak berhenti berlatih hanya karena prosesnya melelahkan. Petani tidak menggali kembali benih setiap hari hanya karena belum melihat hasilnya.

Baca Juga: Kholida Krisnawati Juara I ASN Berprestasi, DLH Jombang Ungkap Kuncinya

Demikian juga kehidupan iman. Jangan berhenti hanya karena jawaban doa belum datang. Jangan meninggalkan pelayanan hanya karena tidak dihargai.

Jangan berhenti berbuat baik hanya karena hasilnya belum terlihat.

Adakalanya Tuhan mengizinkan kita melewati proses yang berat bukan untuk menghancurkan kita, tetapi untuk membentuk karakter, memperdalam iman, dan mempersiapkan kita bagi sesuatu yang lebih besar.

Kalaupun saat ini kita belum memahami semuanya, namun tetaplah percaya bahwa Tuhan tidak pernah bekerja tanpa tujuan.

Baca Juga: Buku Gus Muhaimin Dibedah di Tambakberas Jombang, Begini Isinya

Tuhan mungkin belum mengubah keadaan, tetapi Dia sanggup menguatkan kita untuk melewatinya.

Karena itu, tetaplah kuat, tetaplah setia, dan tetaplah percaya. Apa yang kita kerjakan bersama Tuhan tidak pernah sia-sia.

’’Jadilah kuat, bukan karena kita hebat, tetapi karena kasih karunia Tuhan selalu menopang kita. Tuhan Yesus memberkati,’’ ungkapnya. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
belum terjawab doa Renungan Minggu Jombang Petrus Harianto