Binrohtal: Empat Mutiara dalam Diri Manusia, Ini yang Bisa Merusaknya

Rojiful Mamduh • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:59 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Setiap manusia memiliki empat mutiara yang perlu dijaga, tetapi masing-masing memiliki perusak yang dapat menghilangkannya.

Ketua PCNU Jombang KH Fahmi Amrullah Hadzik menjelaskan empat mutiara itu, yakni akal, agama, rasa malu melakukan maksiat, dan amal saleh, dalam kajian di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Kamis (13/8).

’’Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Empat macam mutiara yang ada pada diri manusia dapat hilang dengan empat perkara yang lain,’’ tuturnya.

Baca Juga: Dari Guru SPK, Dr Anis Satus Syaifah Kini Jadi Penggerak Akademik STIKES Pemkab Jombang

Mutiara pertama akal. Di Alquran kata akal dengan derivasinya disebut sebanyak 49 kali dan tersebar dalam berbagai surat.

Dalam Islam akal mempunyai kedudukan tinggi dan banyak dipakai bukan hanya dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan kebudayaan semata.

Tetapi juga dalam perkembangan ajaran-ajaran keagamaan Islam sendiri. Dalam Alquran banyak kita jumpai ayat-ayat yang memerintahkan kita untuk berpikir dan menggunakan akal.

Di antaranya di Surat Albaqarah 44; Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebaikan, sedang kamu sendiri tidak melakukan, padahal kamu membaca Al-Kitab (Taurat).

Baca Juga: Truk Muatan Ikan Tabrak Belakang Tronton Pakan Ternak di Tol Jombang-Mojokerto, Sopir Tewas

Maka tidaklah kamu berpikir?

Akal akan rusak dengan marah, sebab marah dapat menghilangkan akal sehat. Sebagai perceraian, keretakan persahabatan dan lainnya.

Bahkan pembunuhan bisa terjadi  karena bara api amarah.

Puncak marah itu hanya 90 detik. Maka ketika marah kita disuruh cepat ganti posisi dan wudu kemudian salat dua rakaat.

Seseorang berkata: Wahai Rasulullah, berikan saya wasiat.’ Maka Nabi Muhammad bersabda: Jangan engkau marah, jangan engkau marah.

Allah Ta’ala menjanjikan surga bagi yang menahan amarah: Surga bagi orang bertakwa yakni orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang.

Baca Juga: Irigasi Rp 100 Juta Dibangun, Petani di Sumberagung Jombang Tak Lagi Cemas

Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan (QS Ali Imran 134).

Mutiara kedua agama, makanya kita harus belajar ilmu agama. Nabi bersabda; Barangsiapa yang diinginkan kebaikan oleh Allah Ta’ala, maka ia dipahamkan-Nya tentang Agama. 

Agama bisa hilang karena hasud. Tidak suka orang lain punya nikmat dan ingin nikmat orang lain hilang.

Hasud merupakan penyakit pertama manusia. Putra Nabi Adam alaihissalam, Qabil berani membunuh Habil karena dengki. 

Allah Ta’ala berfirman; Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian kamu lebih banyak dari sebagian yang lain (QS An Nisa 32).

Rasulullah bersabda: Jauhilah hasad (dengki), karena hasad dapat menghapus pahala kebaikan seperti api memakan kayu bakar. 

Mutiara ketiga rasa malu melakukan maksiat. Tidak ada malu dalam kebaikan dan kebenaran. 

Rasa malu akan sirna dengan tamak, rakus, menginginkan kenikmatan sebanyak-banyaknya meskipun dengan cara yang tidak benar.

Tidak pernah merasa puas atas apa yang sudah dimiliki.

Mutiara keempat amal saleh. Ini akan rusak karena ghibah atau menceritakan keburukan orang kepada orang lain.

Baca Juga: RALB KPRI Sejahtera Jombang Belum Jelas, Audit Masih Cari KAP

Jika yang diceritakan benar maka itulah ghibah. Namun jika yang diceritakan tidak benar maka itu fitnah. 

Allah Ta’ala mengancam terhadap orang yang menggunjing; Dan janganlah kamu menggunjing sebagian yang lain, senangkah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya sendiri yang telah meninggal?

Tentu kamu membencinya. Takutlah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah itu Maha Penerima Tobat dan Maha Penyayang’(QS Al-Hujurat 12). (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
merusak manusia Binrohtal Jombang mutiara