Renungan Minggu: Takut Menghadapi Hari Esok? Ingat Pesan Tuhan dalam Yesaya 41:10

Rojiful Mamduh • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 09:31 WIB
Pendeta Petrus Harianto STh. (IST)
Pendeta Petrus Harianto STh. (IST)

JombangBanget.id - Ketakutan menghadapi hari esok menjadi salah satu pergumulan yang sering muncul dalam kehidupan.

Pendeta Petrus Harianto STh melalui renungannya di GPdI House of Prayer Sawahan, Jombang, mengajak umat berpegang pada Yesaya 41:10 dan percaya bahwa Tuhan tetap menyertai serta memberi kekuatan.

’’Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau. Janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan,’’ tuturnya mengutip Yesaya 41:10.

Baca Juga: Pemancing Cek Joran, Malah Temukan Jasad Wanita di Sungai Brantas Jombang

Rasa takut adalah salah satu pergumulan terbesar dalam hidup manusia. Rasa takut juga bisa datang tiba-tiba tanpa diundang.

Takut menghadapi hari esok, takut gagal, takut kehilangan, bahkan takut menghadapi keadaan yang tidak dapat kita kendalikan.

Atau kabar yang tidak menyenangkan juga bisa membuat hati dipenuhi kekhawatiran. Ketika rasa takut menguasai hati, damai sejahtera pun perlahan menghilang.

Namun, melalui Yesaya 41:10, Tuhan mengingatkan supaya kita ’’Jangan takut, sebab Dia menyertai kita.’’

Baca Juga: Warga Jombang Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Ini Pesan untuk PG Djombang Baru

Perhatikan, Tuhan tidak berkata bahwa kita tidak akan menghadapi masalah. Sebaliknya, Dia berjanji akan menyertai, menguatkan, menolong dan memegang kita dengan tangan kanan-Nya yang membawa kemenangan. Inilah dasar keberanian orang percaya.

Keberanian bukan berarti tidak memiliki rasa takut, melainkan memilih percaya bahwa Tuhan lebih besar daripada setiap persoalan.

Seorang anak kecil berjalan menyeberangi jembatan yang bergoyang bersama ayahnya. Anak itu tidak merasa takut, bukan karena jembatannya kokoh, tetapi karena tangannya digenggam erat oleh sang ayah.

Demikian pula kehidupan kita. Bukan karena situasi selalu mudah, tetapi karena tangan Tuhan tidak pernah melepaskan kita.

Damai bukan berasal dari keadaan yang selalu baik, tetapi dari keyakinan bahwa Tuhan tidak pernah melepaskan genggaman-Nya atas hidup kita.

Baca Juga: Binrohtal: Kemerdekaan Bukan Hanya Bebas, Ini Cara Mensyukurinya

Keberanian bukan berasal dari keadaan yang aman, melainkan dari keyakinan bahwa Allah selalu hadir. Ketika kita percaya kepada-Nya, rasa takut akan kehilangan kuasanya, dan hati kita dipenuhi damai sejahtera.

Hari ini, jika ada ketakutan yang membebani hati, bawalah semuanya kepada Tuhan. Percayalah, Dia setia menyertai setiap langkah kita. 

’’Bersama Tuhan, kita tidak hidup dikuasai ketakutan, tetapi berjalan dalam iman dan pengharapan. Tuhan Yesus memberkati,’’ ungkapnya. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
pendeta petrus harianto Renungan Minggu GPdI House of Prayer Sawahan Jombang Petrus Harianto