JombangBanget.id – RSUD Jombang menggelar seminar medis dan paramedis memperingati Hari Stroke Sedunia, Hari Jantung Sedunia, serta Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60, Selasa (25/11).
Kegiatan bertema ’’Every Minute Counts and Don’t Miss a Beat’’ berlangsung di Ruang Pertemuan Wahab Hasbullah RSUD Jombang.
Kegiatan itu, diikuti tenaga medis dan paramedis dari berbagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di Kabupaten Jombang.
Direktur RSUD Jombang, dr Pudji Umbaran, membuka kegiatan sekaligus memberikan pembekalan kepada peserta.
Ia menekankan pentingnya kemampuan tenaga kesehatan di FKTP dalam melakukan penanganan dini kasus stroke dan jantung, termasuk kesiapan proses rujukan.
’’Usia harapan hidup meningkat menjadi 73 tahun. Konsekuensinya, kasus penyakit jantung dan stroke juga meningkat. Karena itu, harus ada penguatan layanan di lini primer dan sekunder,’’ katanya.
Pudji berharap, terwujud kerja sama yang solid mulai layanan dasar hingga lanjutan.
Terutama dalam mendukung RSUD Jombang sebagai rumah sakit rujukan regional bagian tengah yang meliputi lima kabupaten: Jombang, Nganjuk, Kabupaten Kediri, Kota Kediri, dan Kabupaten Malang.
Sedangkan Wakil Direktur Pelayanan RSUD Jombang, dr Hendri Marzuki, menjelaskan kesiapan fasilitas layanan di RSUD Jombang.
’’Kami memiliki fasilitas radiologi dengan CT Scan 128 slice, pelayanan rehabilitasi medik, instalasi forensik, instalasi farmasi, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya, termasuk instalasi rekam medis,’’ jelasnya.
RSUD Jombang juga menyediakan pelayanan poli eksekutif, laboratorium, radiologi, dan berbagai layanan spesialistik lainnya.
Seminar juga menghadirkan pemateri dari berbagai bidang.
Dokter Aditya Kusumo Riswanto R SpN dan dr Nella Lustri Widhuaningsih SpS, menyampaikan materi penanganan stroke.
Sementara materi penanganan penyakit jantung disampaikan dr Tita SpJP dan dr Ririn Faujiah SpJP.
Keduanya dokter spesialis jantung dan pembuluh darah RSUD Jombang. (ang/jif)
Editor : Ainul Hafidz