JombangBanget.id - Logistik kotak suara untuk Pilkada 2024 di Jombang mulai berdatangan.
Ini setelah, sebanyak 3.900 kotak suara tiba di kantor KPU, Jumat (13/9) lalu.
Saat ini, kotak suara yang berbahan karton itu disimpan di gudang KPU Jombang.
Ketua KPU Jombang Ahmad Udi Masjkur menjelaskan, logistik kotak suara yang tiba di kantor KPU adalah logistik tahap pertama untuk pilbup dan pilgub.
”Yang sudah datang sesuai kontrak, logistik tahap satu, kotak suara yang sudah dipastikan hadir. Ini datang tanggal 13 kemarin hari Jum'at itu sejumlah 3.900-an,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang, Senin (16/9).
Ia mengatakan, logistik untuk kebutuhan pilkada di Jombang akan tiba secara bertahap.
Saat ini, pihaknya masih terus menunggu pendistribusian logistik lainnya, seperti bilik suara, tinta, segel, dan perlengkapan lainnya.
”Untuk tahap satu itu, yang lain masih proses. Ada bilik pemungutan suara, ada segel, ada tinta, terus ada kantong, yang lain lebih pada dukungan,” tambahnya.
Sedangkan untuk pendistribusian logistik tahap kedua, lanjut Udi, akan didistribusikan setelah proses pengadaan selesai dilakukan. Ia mengatakan, logistik tahap kedua berupa surat suara dan beberapa logistik untuk nyoblos di TPS.
”Kemudian yang tahap dua nanti ada surat suara, formulir terus ada alat bantu untuk difabel, seperti untuk tuna netra, terus ada juga sampul kertas daripada formulir itu, terus ada juga kotak hasil,” papar dia.
Udi mengatakan, sesuai jadwal, logistik tahap pertama mulai didistribusikan 3 September hingga 3 Oktober.
Baca Juga: KPU Segera Umumkan Hasil Tes Kesehatan Dua Paslon Pilbup Jombang
”Tahap satu untuk produksi, pengiriman ke tempat penyimpanan atau ke gudang KPU itu sampai nanti tanggal 3 Oktober. Jadi timeline-nya 31 hari kalender. Terus untuk tahap dua mulai tanggal 1 September sampai 1 Oktober sama 31 hari kalender,” terangnya.
Lantas bagaimana untuk proses sortir lipat surat suara? Udi mengatakan, 26 hari sebelum pemungutan suara 27 November mendatang.
”Untuk pemenuhan kekurangan, terus pelipatan, penghitungan dan pengesetan, pengepakan itu mulai tanggal 1 sampai 26 November 2024. Itu hanya 26 hari kalender,” pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz