JombangBanget.id – Langkah Partai Demokrat dalam mendukung Warsubi dalam Pilbup Jombang masih berpotensi berubah.
Setelah ada lima bakal calon yang memperebutkan rekom DPP Partai Demokrat.
Potensi belok dukungan itu menguat bila rekom yang turun bukan menyebut Warsubi sebagai calon bupati.
Ketua DPC Partai Demokrat Jombang M Syarif Hidayatulloh, mengaku akan selalu menjalankan apapun bunyi rekom dari DPP.
Baik calon bupati maupun calon wakil bupati.
”Kita kan petugas partai. Tentu apa yang menjadi instruksi DPP kita jalankan,’’ ujarnya.
Dia menjelaskan, bentuk dukungan yang dilakukan Demokrat kepada warsubi dalam Pilbup Jombang adalah tindaklanjut dari koalisi Indonesia Maju (KIM) bersama sejumlah partai lain.
Namun, koalisi resmi hitam di atas putih sampai sekarang memang belum terbentuk.
”Kami saat ini mendukung Pak Warsubi dalam lingkup koalisi Indonesia Maju (KIM) bersama Gerindra, Golkar, PAN, sepakat menjagokan pak Warsubi. Hanya kesepakatan antar ketua partai, kita sudah sepakat,’’ tambah dia.
Dalam pertemuan dengan ketua partai Koalisi Indonesia Maju di beberapa waktu lalu, pihaknya mengaku sepakat mengusung Warsubi.
Namun, jika rekom nantinya turun bukan nama Warsubi, maka bisa jadi Partai Demokrat bakal berubah haluan.
”Namun semuanya dinamis, karena diantara koalisi Indonesia maju belum ada rekom yang turun,’’ paparnya.
Gus Sentot, sapaan akrabnya, menyebut ada lima pelamar yang mendaftar melalui penjaringan khusus di Partai Demokrat.
Masing-masing Warsubi, Sumrambah, Zahrul Azhar (Gus Hans), KH Salmanuddin Yazid (Gus Salman) Pengasuh Pondok Pesantren Babussalam Kalibening Mojoagung serta Achmad Rifai yang mendaftar lewat DPP.
”Jadi ada lima, dalam waktu dekat kelima bakal calon itu akan dipanggil untuk mengikuti fit and proper test,’’ tegas dia.
Tak hanya rekom Partai Demokrat yang belum turun, hingga berita ini diturunkan, rekom Pilbup Jombang dari DPP PDIP juga belum turun.
Sampai saat ini, rekom untuk Pilbup Jombang masih diproses.
”Sampai saat ini belum turun,’’ ujar Donny Anggun Sekretaris DPC PDIP Jombang, Jumat (31/5).
Pihaknya menyebut, per Jumat (31/5), memang ada beberapa bakal calon kepala daerah di Jawa Timur yang sudah menerima rekom dari DPP PDIP.
Namun belum seluruhnya. Secara pasti, rekom adalah wewenang pusat.
”Rekom itu wewenang pusat, jadi yang sudah turun tentu atas keputusan pusat,’’ jelasnya serius.
Meski rekom belum turun, ia mengaku sudah melakukan beberapa langkah khusus untuk memenangkan pesta demokrasi.
Hal itu sebagai upaya menindaklanjuti instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Seokarno Putri.
”Ya, instruksi beliau adalah menang. Kita tindaklanjuti dengan beberapa strategi,’’ pungkas Donny. (ang/bin)
Editor : Ainul Hafidz