JombangBanget.id – Kontelasi politik Jombang jelang Pilbup Jombang November mendatang semakin menghangat.
Munculnya banner Salmanudin Yazid atau Gus Salman di ruang publik.
Banner Pengasuh Ponpes Babussalam Kalibening, Mojoagung terpasang di Jl Raya Raya Jombang-Ploso tepatnya di Dusun Tambakberas, Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang.
Pantauan di lokasi Minggu (26/5) siang, banner berukuran sekitar 3x6 meter memuat foto Gus Salman mengenakan kemeja warna putih lengkap dengan peci hitam yang menutup bagian kepala.
Terdapat tagline besar “Jombang Memanggil Gus Salman”.
Belum diketahui pasti siapa yang memasang banner berukuran tersebut.
Namun, di salah satu sudut banner terdapat tulisan Muhibbin Gus Salman.
Banner Gus Salman semakin menarik perhatian warga lantaran banner tersebut dipajang berjejer dengan banner Warsubi yang sebelumnya sudah mendapatkan rekomendasi dari DPP PKB untuk diusung menjadi bakal calon Bupati Jombang di Pilbup 2024 nanti.
Hal ini semakin menguatkan spekulasi Warsubi akan dipasangkan dengan Gus Salman di pilbup mendatang.
”Baru kemarin itu masangnya,” ujar Maman salah satu tukang becak yang mangkal di sekitar lokasi kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Maman mengaku tidak terlalu kaget dengan munculnya banner Gus Salman.
Baca Juga: Pelantikan PPK untuk Pilbup Jombang Didominasi Wajah Lama, Segini Jumlahnya
Pasalnya, ia juga sempat mendengar kabar terkait Gus Salman digadang-gadang bakal jadi pasangan Warsubi di Pilbup Jombang November mendatang.
”Saya dengarnya seperti itu, mau jadi wakil bupati gandeng dengan pak Warsubi,” katanya.
Saat dikonfirmasi, Salamanuddin Yazid membantah dirinya yang memasang banner tersebut.
Bahkan, dirinya sendiri tidak mengetahui pemasangannya.
”Masangnya tidak izin sama saya. Saya juga tidak tahu siapa yang masang,” katanya.
Sementara saat ditanya kesiapan untuk maju pada ajang Pilbup Jombang 27 November mendatang, Gus Salman mengaku saat ini tidak mau membahas terkait politik terlebih dahulu.
”Saya akan jawab setelah berangkat haji, saya ingin fokus ibadah haji terlebih dahulu,” katanya.
Disinggung terkait foto Gus Salman yang tertangkap kamera mendampingi Warsubi saat menghadiri pembekalan bakal calon bupati oleh DPP PKB, mantan ketua PCNU Jombang mengaku masih belum mendapat rekomendasi dari PKB untuk maju menjadi bakal calon wakil bupati.
”Beberapa waktu yang lalu juga bertemu dengan Gus Halim (Halim Iskandar, Red) itu juga tidak membicarakan hal itu,” tegasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPC PKB Jombang Hadi Atmaji mengungkapkan, untuk rekomendasi DPP PKB masih sebatas bakal calon bupati saja.
”Untuk wakil bupati kami serahkan ke pak Warsubi mencari wakilnya,” bebernya.
Sehingga nama Gus Salman, lanjut Hadi, masih belum mendapatkan rekomendasi dari DPP PKB.
”Kan nama-nama yang muncul banyak seperti Gus Hans, pak Sumrambah kemungkinan masih bisa terjadi,” tuturnya.
Meski Warsubi diberikan mandat untuk mencari pasangan atau bakal calon wakil bupati, Hadi menyebut tetap meminta persetujuan dari para kiai yang ada di Jombang.
”Para kiai juga belum memberikan rekomendasi ke Gus Salman. Jadi kita tunggu saja,” pungkas Hadi. (yan/naz/fid)
Editor : Ainul Hafidz