JombangBanget.id - Dinamika Pilbup Jombang masih dinamis.
DPC PDIP Jombang misalnya, usai melakukan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati, kini masih menunggu rekom dari DPP turun.
Meski demikian, DPC optimistis dengan modal 10 kursi, bisa mengusung kader terbaik partai.
Sekretaris DPC PDIP Jombang Donny Anggun menyampaikan, terkait peluang siapa bacabup yang direkom DPP maju di Pilbup Jombang, masih ditunggu.
Hal tersebut mutlak wewenang DPP. “Namun optimistis bisa menempatkan kader kita,’’ ujarnya.
Ia menyampaikan, dengan basis kekuatan 10 kursi, PDIP optimistis bisa mengusung kader terbaik sendiri.
Ia memastikan, posisi PDIP di Pilbup Jombang tak sekadar mendukung bacabup melainkan bisa menempatkan kader.
”Kita pasti tempatkan kader sendiri. Hanya, posisinya nanti di bupati atau wakil bupati, masih membangun komunikasi dan menunggu keputusan DPP PDIP,’’ jelas dia.
Sejauh ini, belum dilakukan komunikasi resmi dengan partai manapun untuk membangun koalisi.
Namun untuk penjajakan secara nonformal sudah sering dilakukan.
”Kalau koalisi belum. Namun komunikasi kita bangun terus,’’ jelasnya lagi.
Baca Juga: Berikut Penjelasan Pemkab Soal Status ASN Warsubi yang Bakal Maju Pilbup Jombang
Terpisah, DPD PKS Jombang memilih tidak membuka pendaftaran untuk menjaring bacabup bacawabup di ajang Pilbup Jombang.
Meski demikian, PKS tetap berkomunikasi dengan para bacabup.
“Alhamdulillah sudah ketemuan dan sharing untuk konstelasi sekarang dan perspektifnya Jombang ke depan,’’ ujar Ketua DPD PKS Jombang Didik Darmadi, Selasa (13/5).
Disinggung sikap DPD PKS di Pilbup Jombang, ia mengatakan, menunggu arahan dan petunjuk DPP.
”Keputusan terakhir di partai yang domainnya DPP. Keputusan DPP mencerminkan hasil komunikasi kita di Jombang,’’ pungkasnya. (ang/bin)
Editor : Ainul Hafidz