JombangBanget.id – Bursa calon Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jombang periode 2026-2031 mulai mengerucut dalam Musyawarah Cabang (Muscab).
Salah satu nama yang mencuat sebagai kandidat kuat adalah Anas Burhani. Kader muda PKB itu disebut-sebut memiliki modal organisasi dan basis dukungan yang solid.
Anas bukan nama baru di internal PKB Jombang. Saat ini, ia menjabat sebagai Sekretaris Dewan Tanfidz DPC PKB Jombang.
Baca Juga: Binrohtal: Halalbihalal dan Fitrah Manusia, Berikut Hikmah Besar di Balik Tradisi Lebaran
Perjalanan panjangnya dari tingkat bawah hingga struktur kabupaten menjadi salah satu alasan menguatnya dukungan terhadap dirinya.
Menanggapi peluang tersebut, Anas menegaskan komitmennya untuk membawa PKB Jombang menjadi partai yang lebih terbuka, modern, dan benar-benar hadir di tengah masyarakat.
”PKB bukan sekadar kendaraan politik. Ini adalah rumah besar bagi aspirasi rakyat dan harapan masa depan bangsa,” ujarnya.
Ia memaparkan, visi besarnya adalah mentransformasi PKB menjadi partai yang kokoh secara struktural sekaligus inklusif.
Baca Juga: 12 Kursi Kades di Jombang Kosong, Ini Daftar Desa dan Penyebabnya
Menurutnya, PKB harus mampu menjadi wadah terbuka, terutama bagi generasi muda untuk menyalurkan gagasan dan aspirasi.
”PKB harus jadi rumah yang nyaman bagi anak muda. Ide-ide mereka tidak hanya didengar, tapi juga diperjuangkan,” tegasnya.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Anas menyiapkan sejumlah langkah strategis.
Di antaranya memperkuat struktur partai hingga tingkat ranting. Ia menilai, kekuatan partai sejatinya ada di akar rumput.
”Kita ingin di setiap desa, PKB bukan hanya simbol, tapi hadir sebagai pusat solusi bagi masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kaderisasi berkualitas. Menurutnya, partai tidak cukup hanya besar secara jumlah, tetapi harus diisi kader berintegritas dan kompeten.
”Kita akan perkuat sistem kaderisasi. Targetnya melahirkan kader yang cerdas secara intelektual dan kuat secara moral sebagai pelayan rakyat,” paparnya.
Di sisi lain, Anas juga mendorong gaya politik yang lebih santun dan merakyat. Ia mengusung konsep “politik kehadiran”, di mana kader PKB harus benar-benar dekat dengan masyarakat.
”Politisi PKB harus jadi kawan bicara yang hangat sekaligus pembela yang tangguh bagi rakyat,” imbuhnya.
Visi tersebut, lanjut Anas, akan bermuara pada perjuangan kebijakan pro-rakyat. Ia menegaskan, PKB harus menjadi lokomotif dalam mendorong kebijakan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
”Ekonomi kerakyatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial akan jadi prioritas utama yang kita kawal,” tandasnya.
Dengan bekal pengalaman dan gagasan tersebut, Anas optimistis PKB Jombang ke depan tidak hanya besar secara kekuatan politik, tetapi juga nyata manfaatnya bagi masyarakat.
”Kita ingin PKB membumi bersama rakyat, tapi juga terbang tinggi dengan gagasan masa depan,” pungkasnya. (yan/naz)
Editor : Ainul Hafidz