JombangBanget.id – Sopir truk wingbox bermuatan air galon terjepit di kabin setelah kendaraannya menabrak truk di depannya di lampu merah Keplaksari, Jombang, Jumat (16/10) sekitar pukul 16.00 WIB.
Kecelakaan itu menjadi insiden kedua dalam dua hari beruntun di lokasi yang sama, setelah truk Hino menabrak kendaraan lain sehari sebelumnya.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 16.00 itu bermula saat kedua truk melaju dari arah timur ke barat. Setibanya di traffic light Keplaksari, truk wingbox putih di depan berhenti menunggu lampu hijau.
Baca Juga: Tabrak Truk Box di Jombang, Kontainer Ambruk Tutup Jalan
Namun, truk galon di belakangnya diduga tak sempat mengerem hingga menghantam bagian belakang kendaraan tersebut.
Salah satu saksi mata, Fadhul Raffi, 21, mengatakan, truk wingbox putih sudah berhenti di lampu merah ketika ditabrak dari belakang.
”Truknya sama-sama dari timur. Yang depan posisi berhenti di lampu merah, terus diseruduk dari belakang,” ujarnya.
Benturan keras membuat bagian depan truk galon ringsek parah.
Baca Juga: Student Journalism: Menyambut Hari Santri Nasional
Sopirnya pun terjepit di dalam kabin. Raffi mengaku mendengar suara benturan keras sebelum mendekati lokasi dan mengetahui kondisi korban.
”Saya dengar suara benturan keras. Begitu saya dekati, ternyata sopirnya terjepit di dalam kabin,” tuturnya.
Petugas Satlantas Polres Jombang segera mendatangi lokasi untuk mengatur lalu lintas sekaligus melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Proses evakuasi sopir berlangsung alot. BPBD Jombang turut diterjunkan untuk membantu mengeluarkan korban dari kabin yang ringsek.
Setelah hampir satu jam, sekitar pukul 17.00, sopir akhirnya berhasil dievakuasi.
”Korban mengalami luka serius, terutama di bagian kaki,” imbuhnya.
Sementara itu, truk wingbox putih yang ditabrak diduga meninggalkan lokasi setelah kejadian dengan melaju ke arah barat.
Baca Juga: 97 Siswa SMAN Ploso Jombang Belajar Dunia Kerja dari PT CJI
Hingga kini, identitas kendaraan beserta pengemudinya belum diketahui.
Kecelakaan tersebut sempat memicu kemacetan panjang di jalur nasional jurusan Surabaya–Madiun. Arus lalu lintas berangsur normal setelah truk yang ringsek berhasil dievakuasi.
Truk Hino Ringsek Sehari Sebelumnya
Kecelakaan di traffic light Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan ini bukan kali pertama terjadi dalam dua hari terakhir.
Baca Juga: Susun Dokumen Perencanaan, Berikut Daftar SMP di Jombang Dapat Rehab dari PAPBD 2026
Sehari sebelumnya, Kamis (15/10) sekitar pukul 06.30, truk Hino bernopol L 8343 QCE juga menabrak bagian belakang truk yang berhenti lantaran lampu menyala merah.
Sopir Hino berinisial ST, 34, warga Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, mengalami luka dan harus menjalani perawatan di RSUD Jombang.
Berdasarkan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat truk Hino melaju dari arah timur ke barat.
Setibanya di lokasi, truk tersebut diduga kurang konsentrasi hingga menghantam bagian belakang truk di depannya yang berhenti menunggu lampu lalu lintas menyala hijau.
”Truk Hino menabrak truk di depannya yang sedang berhenti karena lampu lalu lintas menyala merah,” terang Shodikin Ali, 52, salah seorang saksi di lokasi.
Benturan membuat bagian depan truk Hino ringsek parah. Sopirnya terjepit di dalam kabin hingga mengalami luka. Korban kemudian dibawa ke RSUD Jombang untuk mendapat perawatan medis.
Baca Juga: Tafsir Aktual: Al-Fatihah 19
Sementara itu, penumpang Hino berinisial AK, 40, warga Kelurahan Ngampel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, dilaporkan tidak mengalami luka.
”Kondisi truknya juga ringsek parah, khususnya di bagian depan,” imbuh Shodikin.
Adapun truk yang ditabrak belum diketahui identitas maupun nomor polisinya. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi untuk memastikan rangkaian kejadian tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda M Nurul Iman membenarkan kecelakaan tersebut.
Baca Juga: Festival Literasi Jombang 2026, Pelajar Didorong Berani Berkarya
”Sopir truk Hino mengalami luka dan dirawat di RSUD Jombang,” terangnya.
Petugas masih mendalami penyebab kecelakaan sekaligus menelusuri identitas truk yang ditabrak.
”Masih kami dalami,” pungkasnya. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz