Delapan Diesel Petani Jombang Disatroni Pencuri, Onderdil Raib Semua

Achmad RW • Dipublikasikan Minggu, 27 September 2026 | 08:27 WIB
Ilustrasi maling onderdil diesel. (Ainul Hafidz/AI/Radar Jombang)
Ilustrasi maling onderdil diesel. (Ainul Hafidz/AI/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Delapan mesin diesel milik petani di jalur persawahan Desa Mentoro-Gedangan, Kecamatan Sumobito, Jombang, disatroni pencuri dalam satu malam hingga, Jumat (25/9) pagi.

’’Kejadiannya antara Kamis (45/9) malam sampai Jumat (25/9) dini hari. Diketahuinya Jumat pagi,’’ kata Farid Tribuana, 38, salah satu petani korban pencurian.

Baca Juga: Binrohtal: Kematian hingga Lailatul Qadar, Ini Enam Perkara yang Dirahasiakan Allah

Pagi itu petani yang tengah menengok sawah kaget melihat kondisi diesel yang tak bisa dinyalakan. Begitu dibuka penutupnya, sejumlah partikel pada diesel sudah raib.

’’Delapan mesin diesel yang diletakkan di sawah semuanya dicuri,’’ ucapnya.

Dari delapan unit yang disasar, pelaku mengambil satu unit mesin diesel Kubota secara utuh. Sementara tujuh mesin diesel yang dipreteli bermerk Kubota, Dongfeng, hingga Yanmar.

Pelaku memreteli sparepart dan onderdil vitalnya. Seperti tutup samping, engkolan, hingga komponen roda gigi di dalamnya.

Baca Juga: Harga Tembakau Bagus, Produksi Petani Jombang Malah Anjlok

’’Mesin yang tujuh unit sudah dipretoli onderdil sampingnya, sedangkan satu unit mesin Kubota hilang dibawa kabur semua,’’ imbuhnya.

Seluruh mesin diesel yang menjadi sasaran berada di satu jalur area persawahan yang menghubungkan Dusun Boro Cilik (Desa Gedangan) dan Desa Mentoro.

Akibat kejadian tersebut, mesin-mesin pompa air milik petani tidak dapat difungsikan sama sekali dan harus diangkut pulang ke rumah masing-masing.

’’Kerugian untuk memperbaiki satu mesin yang dipretoli sekitar Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta. Satu unit mesin diesel yang hilang utuh harganya Rp 4,5 juta,’’ bebernya.

Kades Gedangan, Edi Santoso, membenarkan hal itu. Ia mengakui ada sejumlah warganya yang jadi korban pencurian diesel.

’’Ada tiga sampai empat orang yang dari Gedangan, sementara sisanya dari Mentoro,’’ ucapnya.

Kasus itu bukan pertama kali terjadi di wilayahnya. Beberapa tahun sebelumnya, kasus serupa pernah ada namun belum terungkap.

’’Dulu pernah ada juga, sekarang kejadian lagi. Kasihan petani,’’ ungkapnya.

Baca Juga: Yusuf Nurdiawan Ingin Atlet Tenis Meja Jombang Go Internasional

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Sumobito AKP Tri Sula Hadi mengaku telah menerima informasi perihal kasus pencurian komponen diesel yang meresahkan petani.

’’Informasi sudah kami terima, namun sampai belum ada laporan resmi ke Mapolsek Sumobito. Tim kami akan mengecek ke lapangan,’’ ungkapnya. (riz/jif)

Editor : Ainul Hafidz
diesel maling Sumobito Jombang Petani