JombangBanget.id – Empat penumpang Toyota Hiace tewas setelah kendaraan tersebut menabrak bagian belakang truk bermuatan gipsum di Tol Jombang-Mojokerto KM 687+200 jalur B, Sabtu (11/9) malam.
Kecelakaan sekitar pukul 23.30 WIB itu juga mengakibatkan tujuh orang mengalami luka ringan.
"Kecelakaan melibatkan Toyota Hiace nopol L 7178 AH dan truk bermuatan gipsum nopol R 8187 OT. Kejadiannya di KM 687+200 jalur B sekitar pukul 23.30," terang Kanit 3 PJR Polda Jatim AKP Sudirman.
Baca Juga: Ethno Carnival Jadi Identitas Baru Desa Genukwatu Jombang
Ia mengatakan, kedua kendaraan melaju searah dari Surabaya menuju wilayah Jawa Tengah.
Saat kejadian, arus lalu lintas terpantau lancar dengan kondisi cuaca cerah.
"Setiba di lokasi, diduga pengemudi mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kiri dan menabrak bak truk yang berada di depannya," lanjutnya.
Benturan membuat mobil ini mwngalami ringsek parah dan nyaris tak berbentuk lahi.
Baca Juga: Sembilan PPPK Disdikbud Jombang Tak Lanjut Kontrak, Ini Alasannya
Sejumlah penumpang Hiace mengalami luka-luka dan ada juga yang meninhhal dunia.
Empat penumpang, yakni Kukuh Bimbing, 22, warga Karanganyar; Dwi Raharjanto, 49, warga Klaten; Tendi Anggoro, 28, warga Wonogiri; serta Prawoto, 55, warga Sukoharjo, meninggal dunia.
Sementara tujuh orang lainnya mengalami luka ringan.
Mereka yakni pengemudi Hiace Eko Budianto Setiawan, 38, warga Kota Serang, serta Lidia Yustika, 28, warga Surabaya; Edi Mursito, 55, warga Sukoharjo; Ismaya Salindri, 35, warga Surakarta; Ghofur Y Saputra, 37, warga Malang; Sunarto, 46, warga Parigi Moutong, Sulawesi Tengah; dan Yudha, 26, warga Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
"Untuk pengemudi dan penumpang truk, Muhar, 55, dan Arif Purwanto, 16, keduanya warga Purbalingga, tidak mengalami luka," jelas Sudirman.
Menurutnya, seluruh korban kemudian mendapat penanganan petugas.
Baca Juga: Ulat Hidup Ditemukan di Menu MBG Siswa SMA di Jombang
Empat korban meninggal dunia dievakuasi dari lokasi kejadian, sementara korban luka mendapat perawatan medis.
"Petugas sudah melakukan penanganan dan evakuasi terhadap korban maupun kendaraan yang terlibat. Perkara kecelakaan ini masih ditangani untuk penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.
Sudirman mengimbau pengguna jalan tol meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara malam hari.
Pengemudi diminta tidak memaksakan perjalanan ketika mulai mengantuk.
"Kami mengimbau pengemudi selalu menjaga jarak aman, fokus saat berkendara dan beristirahat apabila mengantuk. Jangan memaksakan diri karena kondisi mengantuk bisa membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," pungkasnya. (riz)
Editor : Ainul Hafidz