JombangBanget.id - Sedikitnya 259 siswa SMPN 1 Kabuh, Jombang diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Memicu desakan sejumlah orang tua agar program tersebut dihentikan.
Keresahan itu memuncak di ruang rawat inap Puskesmas Kabuh, Jumat (4/9) siang.
Baca Juga: Nasib 360 Formasi CASN Jombang Belum Jelas, Bisa Mundur 2027
Meski sebagian siswa mulai membaik, selang infus masih menempel di tangan sejumlah siswi.
Di samping ranjang, para orang tua setia mendampingi sembari menumpahkan rasa kecewa dan trauma atas musibah yang menimpa buah hati mereka.
RN, warga Kecamatan Kabuh, terang-terangan meminta program nasional tersebut disetop.
Anaknya, siswi kelas 8G, tumbang dan mengalami diare hebat sejak Rabu (2/9) sore diduga usai menyantap menu MBG dari sekolah.
Baca Juga: Proyek Rehab SMP di Jombang, Satu Sekolah Belum Rampung
”Mending disetop saja. Sudah tidak ada risiko, kami sudah trauma,” tegasnya saat menunggui anaknya di puskesmas.
Ia menyayangkan dugaan kelalaian pihak SPPG yang tetap menyajikan makanan tak layak konsumsi kepada anak-anak.
Menurutnya, jika MBG dipaksa berlanjut, pengawasan kebersihan dan kualitas bahan baku wajib dievaluasi total.
”Kalau bahannya sudah tidak layak, ya jangan digunakan. Semua ini demi kesehatan anak-anak,” kritiknya pedas.
Nada senada dilontarkan DI, orang tua siswa lainnya.
Menurutnya, program MBG untuk siswa dinilai tidak mendesak karena kebutuhan gizi anak-anak sudah terpenuhi dari rumah.
Baca Juga: Karateka Jombang Raih 19 Medali, Shalsabila Jadi Best of the Best
Risiko dari kelalaian penyediaan makanan dinilainya terlalu mahal karena mempertaruhkan nyawa.
”Sebetulnya MBG itu tidak perlu. Daripada membahayakan, ini korbannya urusan nyawa mending diberhentikan saja. Kepanikan orang tua saat mencari anak yang mendadak ambruk seperti kemarin itu sudah cukup jadi alasan,” cecar Dewi.
Para orang tua berharap pemerintah tanggap melihat trauma di lapangan.
Daripada memaksakan program yang berisiko merenggut kesehatan siswa, mereka meminta anggaran atau skema MBG dialihkan ke bentuk program lain yang lebih aman dan bermanfaat. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz