Empat Warga Plosogeneng Jombang Jadi Korban Pengeroyokan, Satu Dioperasi

Achmad RW • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:55 WIB
Warga Dusun Plosogerang, Desa Plosogeneng, Kecamatan Jombang, menjadi korban pengeroyokan diduga oknum pesilat pada Sabtu (15/8) malam. (IST)
Warga Dusun Plosogerang, Desa Plosogeneng, Kecamatan Jombang, menjadi korban pengeroyokan diduga oknum pesilat pada Sabtu (15/8) malam. (IST)

JombangBanget.id - Empat warga Dusun Plosogerang, Desa Plosogeneng, Kecamatan Jombang, menjadi korban pengeroyokan diduga oknum pesilat pada Sabtu (15/8) malam harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Salah satunya, Heru Suprapto, 42, bahkan harus diambil tindakan operasi akibat mengalami luka serius di kepala hingga pendarahan otak.

Heru yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir, saat itu berusaha menolong rekannya Ibnu, 25, yang tengah dikeroyok sekelompok orang diduga pesilat. Namun, ia justru ikut menjadi sasaran serangan.

Baca Juga: Belum Berizin, Pembangunan Tower di Ngudirejo Disegel Satpol PP Jombang

”Kemarin menjalani operasi di bagian kepala untuk korban Heru,” kata Manab, warga setempat, Kamis (20/8).

Selain Heru dan Ibnu, dua korban lain, yakni Aan Fatkurozi, 25, serta Arifin, 40.

Luka yang dialami berbeda-beda, mulai dari pelipis robek, kepala dan telinga, hingga tangan dan kaki. Hingga Kamis (20/8), Heru masih dirawat intensif di RSUD Jombang pascaoperasi.

Pascakejadian, para korban melaporkan dugaan pengeroyokan tersebut kepada polisi. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan.

”Sudah lapor polisi pascakejadian dan beberapa orang sudah dimintai keterangan,” tambah Manab. (riz/naz)

Editor : Ainul Hafidz
plosogeneng pesilat pengeroyokan Jombang korban