Pemancing Cek Joran, Malah Temukan Jasad Wanita di Sungai Brantas Jombang

Achmad RW • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 07:43 WIB
BELUM TERIDENTIFIKASI: Petugas mengevakuasi jasad wanita tak dikenal di Sungai Brantas Dusun Jatirowo, Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, Jombang, Jumat (7/8). (Achmad RW/Radar Jombang)
BELUM TERIDENTIFIKASI: Petugas mengevakuasi jasad wanita tak dikenal di Sungai Brantas Dusun Jatirowo, Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, Jombang, Jumat (7/8). (Achmad RW/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Seorang pemancing di Sungai Brantas, Dusun Jatirowo, Desa Jatigedong, Kecamatan Ploso, Jombang, dikejutkan dengan penemuan jasad wanita saat mengecek joran, Jumat (7/8) sekitar pukul 07.00.

Korban ditemukan tertelungkup di tepi sungai dalam kondisi membusuk dan hingga kini belum diketahui identitasnya.

’’Penemuan jasad itu sekitar pukul 07.00,’’ kata Kapolsek Ploso, Kompol Achmad Chairudin.

Baca Juga: Warga Jombang Dapat Layanan Kesehatan Gratis, Ini Pesan untuk PG Djombang Baru

Pertama kali diketahui pemancing yang pagi itu tengah menengok joran pancingnya.

Saat ditemukan, mayat perempuan tersebut sudah dalam kondisi membusuk.

Posisinya tertelungkup dengan wajah di bagian bawah tersangkut pada tanaman air di pinggir sungai.

Jasad tersebut juga masih mengenakan pakaian lengkap, baik bagian atas maupun bawah.

Baca Juga: Binrohtal: Kemerdekaan Bukan Hanya Bebas, Ini Cara Mensyukurinya

’’Di badan ada baju dan kaos bergambar Hello Kitty serta celana pendek motif bunga,’’ terangnya.

Jasad perempuan yang diperkirakan berusia 50 tahun itu akhirnya dievakuasi menuju kamar jenazah RSUD Jombang guna dilakukan proses identifikasi dan visum.

’’Dari pemeriksaan awal, tak ada bekas tanda penganiayaan,’’ ucapnya.

Kondisi jasad yang sudah membusuk membuat petugas belum bisa mengidentifikasi.

Kematian korban diperkirakan sudah lebih dari lima hari, membuat sidik jarinya rusak dan menghambat proses identifikasi.

Baca Juga: Kisah Hindun, dari Mengajar Sambil Berdagang hingga Pimpin Madrasah di Jombang

’’Perkiraan sudah seminggu matinya, sehingga sidik jarinya juga berubah dan rusak. Untuk penanganan masih dilakukan tim Identifikasi dari Satreskrim Polres Jombang. Belum ditemukan identitasnya sampai sekarang,’’ bebernya. (riz/jif)

Editor : Ainul Hafidz
pemancing penemuan mayat sungai brantas Jombang Ploso