JombangBanget.id – Kebakaran menghanguskan tiga rumah warga di Dusun Bakalan, Kecamatan Ploso, Jumat dini hari (7/8).
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 00.05. Api kali pertama diketahui muncul dari bagian tengah rumah milik Wari.
Baca Juga: Student Journalism Jombang: Patuh Aturan
"Saya dikabari anaknya pak Wati itu sudah besar apinya," terang Yeni Anang Setiawan, Kades Kebonagung.
Awalnya, api itu disebut Anang muncul dari bagan tengah rumah milik Wari tersebut.
Rumah yang mayoritas terbuat dari kayu itu, membuat api dengan cepat menyebar ke bagian rumah yang lain.
"Rumah paj Wari ini tiga bagian ke belakang, dan cuma deoannya yang berbahan tembok, sementara dua bagian lainnya kayu, kalau keterangan anaknya, api pertama kali muncul di bagian tengah" lanjutnya.
Baca Juga: Rihlah YANMU ke Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, Bawa Wakaf Ambulans dan Alquran
Ia kemudian langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran.
"Saya langsung telepon Damkar. Sekitar lima menit kemudian petugas datang, tetapi api sudah terlanjur membesar sehingga rumah tidak bisa diselamatkan," ujarnya.
Api kemudian merembet ke dua rumah yang berada di sampingnya. Dapur dan sebagian ruang rumah milik Warinten ikut terbakar, sedangkan rumah Ardiya Bagas mengalami kebakaran pada bagian kamar depan.
Yeni menyebut, berdasarkan informasi di lokasi, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari rumah Wari.
"Ada tiga rumah yang terdampak. Api awalnya muncul dari rumah Pak Wari di bagian tengah. Dugaan sementara akibat korsleting listrik," katanya,"
Akibat kebakaran tersebut, rumah berukuran sekitar 13 x 35 meter itu rata dengan tanah. Rumah beserta perabotan di dapamnya ikut ludes terbakar.
Baca Juga: Gandeng Akademisi, Pemdes Morosunggingan Jombang Susun Strategi Petani Sejahtera
Tak hanya rumah, ia menyebut anak Wari yang sedang tidur malam itu juga menjadi korban luka. "Untuk korban luka satu orang, yaitu anak pan Wari, kena luka bakar di bagian wajah," tambahnya.
Kepala BPBD Jombang Wiku Birawa Felipe Diaz mengatakan, tim pemadam mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi.
Proses pemadaman berlangsung selama beberapa jam hingga api benar-benar berhasil dikendalikan.
"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.50 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," pungkasnya. (riz)
Editor : Ainul Hafidz