Rombongan Pesilat Lamongan Dilempari Batu di Ploso Jombang, Kaca Depan Pecah

Achmad RW • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:56 WIB
Mobil Isuzu Elf yang mengangkut rombongan pesilat asal Kabupaten Lamongan menjadi sasaran pelemparan batu orang tak dikenal (OTK) saat melintas di Jalur Provinsi Ploso–Kabuh, tepatnya Dusun Kunden, Desa Kedungdowo, Kecamatan Ploso, Jombang, Kamis (30/7) malam. (Achmad RW/Radar Jombang)
Mobil Isuzu Elf yang mengangkut rombongan pesilat asal Kabupaten Lamongan menjadi sasaran pelemparan batu orang tak dikenal (OTK) saat melintas di Jalur Provinsi Ploso–Kabuh, tepatnya Dusun Kunden, Desa Kedungdowo, Kecamatan Ploso, Jombang, Kamis (30/7) malam. (Achmad RW/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Mobil Isuzu Elf yang mengangkut rombongan pesilat asal Kabupaten Lamongan menjadi sasaran pelemparan batu orang tak dikenal (OTK) saat melintas di Jalur Provinsi Ploso–Kabuh, tepatnya Dusun Kunden, Desa Kedungdowo, Kecamatan Ploso, Jombang, Kamis (30/7) malam.

Kaca depan kendaraan pecah, namun seluruh penumpang selamat.

Insiden terjadi sekitar pukul 23.00. Elf bernopol S 7213 JA dikemudikan Robbie Febriant Harteko, warga Dusun Jimus, Desa Pule, Kecamatan Modo, Lamongan. Mobil membawa 17 orang, terdiri atas seorang sopir dan 16 penumpang warga Perguruan Silat Bluluk, Lamongan.

Baca Juga: Bukan Cuma Atlet, Inkanas Jombang Kini Cetak Wasit dan Juri Karate Profesional

Kapolsek Ploso, Kompol Achmad Chairudin, menyebut pelaku diduga melempar batu saat berpapasan.

”Menurut keterangan pengemudi, pelaku mengendarai sepeda motor dari arah utara ke selatan. Saat berpapasan, pelaku diduga langsung melempar benda yang mengenai kaca depan mobil hingga retak,” terangnya.

Kaca depan mobil retak dengan diameter sekitar 30 sentimeter. Kerugian material diperkirakan Rp 1,5 juta.

”Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini,” tegas Chairudin.

Baca Juga: Nalar Siswa dalam Bayang-Bayang Kecerdasan Buatan

Usai kejadian, rombongan sempat menghentikan perjalanan dan menuju Polsek Kabuh untuk meminta bantuan. Namun, korban memilih tidak membuat laporan resmi.

“Korban tidak berkenan membuat laporan. Meski demikian, kami tetap memberikan pelayanan dan langkah pengamanan agar perjalanan rombongan berlangsung aman,” ujarnya.

Sekitar pukul 00.15, personel Polsek Ploso bersama Polsek Kabuh melakukan pengawalan hingga Pos Perhutani RPH Tingan di perbatasan Desa Sumberaji, Kecamatan Kabuh, Jombang, dengan Desa Tingan, Kecamatan Ngimbang, Lamongan.

Baca Juga: Binrohtal: Hidayah dan Taufik, Nikmat Terbesar dari Allah yang Wajib Disyukuri

Chairudin menambahkan, rombongan tersebut diketahui sebagai penggembira yang berangkat menghadiri pengesahan anggota di Madiun.

”Informasi yang kami terima, rombongan ini diduga berangkat tanpa berkoordinasi dengan pengurus ranting setempat. Padahal sebelumnya sudah ada imbauan agar rombongan dari Lamongan menggunakan jalur Exit Tol Mojokerto–Gedeg demi menjaga keamanan dan ketertiban perjalanan,” pungkasnya. (riz/naz)

Editor : Ainul Hafidz
lempar batu rombongan pesilat kaca lamongan Jombang