JombangBanget.id – Dua pemuda menjadi korban dugaan aksi gangster bermotor di Dusun/Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang, Minggu (26/7) dini hari.
Keduanya mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di RSUD Jombang.
Kapolsek Jombang AKP Edy Widoyono mengatakan, Unit Reskrim Polsek Jombang langsung bergerak setelah menerima laporan dugaan penganiayaan.
Baca Juga: Mental Health Check Up di RSUD Jombang, Solusi Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Mental
”Begitu menerima laporan, anggota mendatangi TKP, membawa korban ke RSUD Jombang, serta melakukan penyelidikan terhadap para pelaku,” ujarnya.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Korban, MDL, 19, warga Ngancar, Kediri, bersama rekannya MWS, 18, warga Sekaran, Lamongan, usai memancing dan hendak ngopi.
”Karena kedai tujuan tutup, mereka menuju angkringan di kawasan Stadion Merdeka Jombang,” terangnya.
Dalam perjalanan, keduanya berpapasan dengan gerombolan pengendara motor tak dikenal.
Baca Juga: Gandeng PN Jombang, Bank Jatim Sosialisasikan Gugatan Sederhana untuk Kredit Bermasalah
Kelompok itu meneriaki korban, lalu mengejar hingga ke Mojongapit.
Salah satu pelaku yang diduga mengendarai Honda PCX putih menendang motor Honda Beat N 5840 EFI milik korban.
”Motor oleng, keduanya terjatuh, dan mengalami luka di beberapa bagian tubuh,” bebernya.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu ponsel yang diduga milik pelaku, sepeda motor korban, pecahan komponen kendaraan, serta hasil visum korban.
Baca Juga: Gagasan dan Harapan untuk Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU)
Kedua korban sempat dirawat di RSUD Jombang sejak dini hari dan baru diperbolehkan pulang Minggu pagi.
”Saat ini korban belum bisa diperiksa karena masih sakit. Kami masih memeriksa saksi-saksi dan mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku,” tambah Edy. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz