Pabrik Pakan Ternak di Mojowarno Jombang Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 600 Juta

Achmad RW • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 07:04 WIB
PEMADAMAN: Petugas berusaha memadamkan kebakaran di pabrik pakan ternak di Dusun Guwo, Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, Jombang, Jumat (24/7) malam. (Achmad RW/Radar Jombang)
PEMADAMAN: Petugas berusaha memadamkan kebakaran di pabrik pakan ternak di Dusun Guwo, Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, Jombang, Jumat (24/7) malam. (Achmad RW/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Kebakaran hebat melanda pabrik pakan ternak di Dusun Guwo, Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, Jombang, Jumat (24/7) malam.

Api yang muncul sekitar pukul 19.50 dengan cepat membesar hingga menghanguskan bangunan pabrik. Proses pemadaman berlangsung hingga lebih dari 12 jam.

Total kerugian material diperkirakan hingga Rp 600 juta. Angka ini mencakup kerusakan bangunan, mesin produksi, serta seluruh stok bahan baku dan barang jadi yang siap disalurkan ke peternak di wilayah Jombang dan sekitarnya.

Baca Juga: Kepala Desa se-Jombang Turun ke Lapangan, Mantapkan Persiapan PKDI Cup 2026

Api diduga bermula dari area pengeringan bahan baku, lalu merambat cepat ke tumpukan jagung, dedak, dan kemasan barang jadi yang mudah terbakar.

’’Saya kira ada kabel yang putus atau percikan api yang tertinggal. Padahal sebelum pekerja pulang, kami selalu periksa seluruh peralatan dan aliran listrik,’’ kata pemilik usaha, Sutrisno, yang sudah mengelola pabrik pakan ternak selama kurang lebih delapan tahun.

Dia tampak terpukul melihat usahanya hangus seketika.

’’Yang paling saya syukuri semua orang selamat, meskipun aset yang saya bangun susah payah habis dilalap api,’’ ujarnya dengan nada bergetar.

Baca Juga: Profil dr Rifat Nurfahri, Direktur Operasional RSU dr Moedjito Jombang yang Berpegang pada Prinsip Belajar dan Mengabdi

Supriyono, 63, teknisi listrik pabrik sekaligus saksi di lokasi mengatakan, awalnya dia tahu ada kebakaran saat api sudah berkobar besar di bagian belakang bangunan.

’’Yang saya tahu api sudah besar. Habis itu saya panik, keluarkan barang-barang,’’ ucapnya.

Menurutnya, sumber api terlihat dari sisi barat atau belakang pabrik, tepatnya di area mesin produksi. Dalam hitungan menit, kobaran api merambat ke berbagai sudut bangunan.

Api kemudian melalap mesin-mesin produksi, panel listrik, hingga tumpukan bahan baku pakan berupa janggel dan hasil gilingan.

Banyaknya material yang mudah terbakar membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan. 

Para pekerja sempat berupaya memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR).

Baca Juga: Kabur Bawa Motor Petugas RPS Dinsos Jombang, Remaja Terlantar Kecelakaan hingga Meninggal

Namun usaha itu gagal karena api telanjur membesar.

’’Disemprot APAR tidak ngatasi, langsung telepon pemadam,’’ ucapnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang, Wiku Birawa Felipe Dias Quintas, mengatakan, besarnya kobaran api membuat BPBD mengerahkan enam armada ke lokasi.

Terdiri dari tiga unit pemadam dan tiga mobil tangki penyuplai air.

Baca Juga: Kios Pasar Perak Masih Sepi Peminat, Disdagrin Jombang Siapkan Penertiban Lanjutan

Petugas berjibaku memadamkan api selama berjam-jam agar kobaran api tidak merembet ke seluruh kompleks pabrik.

Bahkan, hingga pukul 10.00 Sabtu (25/7) siang, petugas masih terus melakukan pemadaman. 

’’Kendala utamanya di bahan seperti sekam dan jagung yang menyimpan bara. Kendala air juga. Siang ini (kemarin) api memang sudah padam, namun pembasahan ke bara masih dilakukan,’’ jelasnya.

Akibat kebakaran itu sebagian besar bagian dalam pabrik terbakar.

’’Dampaknya cukup besar di bagian dalam. Namun untuk struktur bangunan pabrik relatif aman,’’ imbuhnya.

Beruntung, meski kebakaran berlangsung sangat besar dan lama, tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Baca Juga: Rudapaksa Gadis Difabel 15 Tahun, Kakek di Jombang Dituntut 12 Tahun Penjara

’’Untuk korban luka maupun korban jiwa nihil,’’ kata Kapolsek Mojowarno Iptu Dhira Wira Prasasta saat dikonfirmasi.

Dari olah kejadian perkara dan pemeriksaan sementara Dhira menduga kebakaran tersebut disebabkan arus pendek listrik.

’’Dugaan sementara penyebabnya dari korsleing listrik, pendalaman masih dilakukan,’’ ungkapnya.  (riz/jif)

Editor : Ainul Hafidz
pabrik pakan Mojowarno kebakaran terbakar Jombang