Grand Max Terbalik dan Ringsek di Ploso Jombang, Sopir Tewas, Kernet Terjepit

Achmad RW • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 06:30 WIB
Kecelakaan maut terjadi di Jalur Provinsi Ploso-Babat Desa Kedungdowo, Kecamatan Ploso, Jombang, Kamis (23/7) malam. (Achmad RW/Radar Jombang)
Kecelakaan maut terjadi di Jalur Provinsi Ploso-Babat Desa Kedungdowo, Kecamatan Ploso, Jombang, Kamis (23/7) malam. (Achmad RW/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Kecelakaan maut terjadi di Jalur Provinsi Ploso-Babat Desa Kedungdowo, Kecamatan Ploso, Jombang, Kamis (23/7) malam.

Sebuah mobil pikap Daihatsu Grand Max terbalik setelah diduga mengalami pecah ban. 

Bagian depan kendaraan ringsek parah hingga membuat sopir dan kernet terjepit.

Baca Juga: Tak Hanya Produksi Gula, Begini Cara PG Djombang Baru Kurangi Debu dan Dampak Musim Giling ke Warga

Proses evakuasi pun berlangsung dramatis dan melibatkan petugas BPBD Jombang.

Dari data yang dihimpun, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 21.45.

"Mobilnya sempat terbalik, bagian depannya ringsek parah sampai sopir dan kernet terjepit," terang Wawan, saksi di lokasi.

Ia menjelaskan, kecelakaan bermula saat mobil Grand Max nopol W 8618 NW yang dikemudikan SG, 23, warga Desa Lengkong, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, melaju dari arah utara ke selatan.

Baca Juga: Keamanan Muktamar NU di Tambakberas Jombang Diperketat, 400 CCTV dan Ribuan Personel Disiagakan

Di dalam kendaraan juga terdapat seorang kernet, AT, 46, warga desa yang sama. 

"Grand Max melaju dari arah utara ke selatan," katanya.

Di saat bersamaan, di sisi barat jalan terparkir mobil Suzuki Ertiga nopol W 1032 CT yang dikemudikan SL, 43, warga Desa Sumberingin, Kecamatan Kabuh. 

Posisi mobil menghadap ke arah utara.

"Ertiga sedang parkir di tepi jalan," lanjutnya.

Sesampainya di lokasi kejadian, ban Grand Max diduga pecah sehingga kendaraan kehilangan kendali. 

Mobil kemudian oleng ke kanan sebelum menghantam Suzuki Ertiga yang sedang parkir.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Jombang Masuki Tahap Penentuan, Tim Transisi Segera Cek Kesiapan Gedung dan Fasilitas

"Ban pecah, mobil langsung oleng lalu menghantam Ertiga," imbuh Wawan.

Benturan keras membuat Grand Max terbalik. Bagian depan kendaraan ringsek parah hingga sopir dan kernet terjepit di dalam kabin. 

Warga yang datang ke lokasi semoat membantu pikap ini kembali nerdiri dengan mendorong bersama-sama, nqmun tidak mampu mengeluarkan keduanya karena bodi kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.

Petugas BPBD Jombang kemudian didatangkan untuk melakukan proses evakuasi.

Baca Juga: 300 Sekolah Ajukan Rehab, Begini Nasib SDN Rusak di Jombang

Dengan menggunakan peralatan ekstrikasi, petugas membutuhkan waktu cukup lama untuk mengeluarkan kedua korban dari dalam kabin yang ringsek.

Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi Grand Max, SG, 23, meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara kernetnya, AT, 46, mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Ploso untuk mendapatkan perawatan. 

Sementara pengemudi Suzuki Ertiga dipastikan tidak mengalami luka.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda M Nurul Iman membenarkan kecelakaan tersebut.

"Pengemudi Grand Max meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan penumpangnya mengalami luka," katanya.

Baca Juga: Peluang Juara Makin Besar, Jombang Kirim 53 Siswa di OSN Jatim

Ia menjelaskan, proses evakuasi berlangsung cukup lama karena kedua korban sempat terjepit di dalam kabin kendaraan yang ringsek. 

Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke rumah sakit, sedangkan kedua kendaraan diamankan sebagai barang bukti.

"Kendaraan sudah kami amankan, penyebab pasti kecelakaan masih kami dalami," tutur Nurul Iman.

Saat ini Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

"Penyebabnya masih kami dalami," pungkasnya. (riz)

Editor : Ainul Hafidz
grand max tewas kecelakaan maut Jombang Ploso