Usai Tragedi Truk Box di Depan Samsat Jombang, Santunan BPJS Korban Meninggal Dipastikan Cair Pekan Ini

Anggi Fridianto • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 10:03 WIB
BERI DUKUNGAN: Sekdakab Jombang Agus Purnomo menjenguk keluarga korban di Paviliun RSUD Jombang, Rabu (22/7). (Anggi Fridianto/Radar Jombang)
BERI DUKUNGAN: Sekdakab Jombang Agus Purnomo menjenguk keluarga korban di Paviliun RSUD Jombang, Rabu (22/7). (Anggi Fridianto/Radar Jombang)

JombangBanget.id - Pemerintah Kabupaten Jombang memastikan santunan BPJS Ketenagakerjaan bagi keluarga korban meninggal dalam kecelakaan maut di jalan arteri nasional Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Rabu (22/7) segera dicairkan.

Targetnya, santunan sudah diserahkan paling lambat Jumat.

Kepastian itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Jombang Agus Purnomo saat menjenguk korban dan keluarga korban di Paviliun RSUD Jombang, Rabu (22/7).

Baca Juga: Laka Maut di Depan Samsat Jombang, Truk Box Diduga Rem Blong Tewaskan 2 Orang

Agus didampingi Kadisnaker Jombang Isawan Nanang Risdiyanto.

”Atas nama Pemkab Jombang kami mengucapkan belasungkawa. Tadi saya sudah bertemu dengan BPJS Ketenagakerjaan terkait santunannya. Target kami paling lambat hari Jumat sudah bisa diserahkan kepada keluarga korban,” ujarnya.

Agus mengatakan, total terdapat sekitar 11 korban dalam peristiwa tersebut. Dua orang di antaranya meninggal dunia.

”Ada sekitar 11 korban, dan yang meninggal dunia dua orang,” katanya.

Baca Juga: Jelang Muktamar NU 2026, Pemkab Jombang Bongkar Dua Ruko untuk Perlebar Akses Venue Pembukaan

Menurut Agus, korban luka dirawat di sejumlah rumah sakit, di antaranya RSUD Jombang, RSU dr. Moedjito, serta beberapa rumah sakit lainnya.

”Korban dirawat di beberapa rumah sakit. Ada di RSUD Jombang, RSU dr. Moedjito, dan beberapa rumah sakit lainnya,” tuturnya.

Berdasarkan informasi sementara yang diterimanya, kecelakaan terjadi saat para karyawan hendak masuk ke pabrik.

Pada saat bersamaan, sebuah truk diduga mengalami rem blong sehingga tidak dapat menghindari kendaraan di depannya.

”Posisinya kebetulan karyawan mau masuk pabrik Pei Hai, kemudian ada kendaraan yang remnya blong sehingga tidak bisa menghindar,” jelasnya.

Baca Juga: Student Journalism Jombang: Karakter Khulafaurrasyidin 

Agus berharap keluarga korban diberi ketabahan menghadapi musibah tersebut.

”Kami menyampaikan bahwa umur adalah milik Allah SWT. Semoga keluarga diberi kesabaran dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini. Mari kita doakan semoga almarhum diterima di surga Allah SWT, seluruh amal kebaikannya diterima, dan segala kesalahannya diampuni,” pungkasnya. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
samsat jombang bpjs santunan kecelakaan maut Jombang