JombangBanget.id – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Kabupaten Jombang.
Kali ini menimpa Andika Pratama, 29, karyawan minimarket yang kehilangan Honda Vario 2020 bernopol S 2407 ODC saat bekerja di minimarket Jl Presiden KH Abdurrahman Wahid (Jalan Gus Dur), Desa Candimulyo, Kecamatan Jombang, Selasa (21/7) dini hari.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 03.30. Sepeda motor yang diparkir di halaman minimarket itu raib dibawa kabur pelaku. Kerugian ditaksir mencapai Rp 17 juta.
Baca Juga: Tradisi Lama dengan Kemasan Baru, Sedekah Dusun Kedung Megaluh Jombang Suguhkan Pesta Rakyat
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV), pelaku diduga berjumlah dua orang yang datang berboncengan menggunakan sepeda motor. Keduanya mengenakan helm.
”Saat itu terdapat beberapa sepeda motor yang terparkir, tetapi hanya motor saya yang diambil,” terangnya.
Seorang pelaku mengawasi situasi, sementara rekannya membobol kunci sepeda motor sebelum membawa kabur kendaraan ke arah timur.
Menurut Andika, penjual nasi goreng sempat melihat pelaku membawa sepeda motornya.
Baca Juga: Laka Maut di Depan Samsat Jombang, Truk Box Diduga Rem Blong Tewaskan 2 Orang
Namun, pelaku dikira pelanggan minimarket sehingga tidak menimbulkan kecurigaan.
”Dikiranya pelanggan yang mau belanja. Kejadiannya juga sangat cepat,” tuturnya.
Saat kejadian, motornya telah dikunci stang dan lubang kunci ditutup penutup magnet. Namun, pelaku tetap berhasil membawanya kabur.
”Sudah dikunci stang dan pakai penutup magnet, tetapi tetap bisa dibawa,” ungkapnya.
Usai mengetahui motornya hilang, Andika bersama rekan kerjanya sempat mengejar pelaku hingga lampu merah. Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil.
Baca Juga: Jelang Muktamar NU 2026, Pemkab Jombang Bongkar Dua Ruko untuk Perlebar Akses Venue Pembukaan
”Sempat kami kejar sampai lampu merah, tapi pelakunya sudah tidak terlihat,” katanya.
Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polres Jombang. Korban berharap sepeda motornya dapat ditemukan dan pelaku segera ditangkap.
”Semoga motornya cepat ketemu dan pelakunya segera ditangkap,” harapnya. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz