JombangBanget.id – Sebuah rumah di Dusun Balongmojo, Desa Gedongombo, Kecamatan Ploso, Jombang, ludes terbakar, Rabu (22/7) pagi.
Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari kabel stop kontak yang masih terhubung dengan charger telepon seluler di atas kasur.
Kapolsek Ploso Kompol Achmad Chairudin mengatakan, kebakaran diketahui sekitar pukul 09.45.
Baca Juga: Lahan di Denanyar Belum Dimanfaatkan, Pemkab Jombang Pilih Skema Sewa
Saat itu, seorang warga yang hendak melihat kandang kambing di samping rumah korban melihat kepulan asap dari dalam rumah.
”Saksi melihat asap mengepul dari bagian tengah rumah, kemudian langsung meminta bantuan warga untuk memadamkan api,” ujarnya.
Warga kemudian menghubungi pemilik rumah yang saat kejadian berada di rumah tetangga.
Peristiwa tersebut juga dilaporkan kepada Kepala Desa Gedongombo yang meneruskan laporan ke petugas pemadam kebakaran.
Baca Juga: DPRD Jombang Matangkan Raperda Larangan Miras dan Oplosan, Target Zero Minuman Beralkohol
”Warga berusaha memadamkan api sambil menunggu petugas damkar datang ke lokasi,” katanya.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.05. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kobaran api menghanguskan rumah berukuran 4 x 8 meter beserta hampir seluruh isinya.
”Rumah berikut perabotan dan sejumlah dokumen penting ikut terbakar,” ungkapnya.
Rumah tersebut dihuni Fakhru Rozi, 27, bersama istrinya Atika Nur Febriani, 27, dan anak mereka Aiydra Almahyra Khadijah.
Sejumlah dokumen penting seperti kartu keluarga, KTP, akta kelahiran, ijazah, hingga buku nikah tidak sempat diselamatkan.
”Dari hasil olah tempat kejadian perkara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada kabel stop kontak yang masih tertancap charger handphone di atas Kasur,” jelas Chairudin.
Baca Juga: Irigasi Pariterong 17 Kilometer Belum Berfungsi, HIPPA Jombang Dorong Suplisi Air dari DI Mrican
Polisi mengamankan barang bukti berupa stop kontak dan sisa kabel terbakar untuk kepentingan penyelidikan.
Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp 35 juta.
”Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian ditaksir sekitar Rp 35 juta,” pungkasnya. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz