JombangBanget.id - Bank Sampah milik Pemerintah Desa Mojowarno, Kecamatan Mojowarno, Jombang ludes terbakar, Selasa (7/7) malam.
Api diduga berasal dari bara bekas pembakaran sampah di TPS3R yang berada di sebelah bangunan bank sampah.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 22.30 saat lokasi sudah kosong. Seluruh pekerja telah meninggalkan tempat sehingga tidak ada aktivitas. Sekretaris Desa Mojowarno Purwo Edi mengatakan, pihak desa mendapat kabar kebakaran saat sedang mempersiapkan kegiatan sedekah desa.
”Kejadiannya malam, waktu kondisinya kosong dan pekerja sudah pulang,” terangnya.
Baca Juga: PT SGS Rekrut 500–600 Pekerja Outsourcing, Disnaker Jombang Ungkap Hasil Klarifikasi
Saat tiba di lokasi, api sudah membakar sebagian besar area bank sampah. Warga sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri, namun kobaran api cepat membesar karena banyaknya material mudah terbakar.
”Waktu kejadian kami sedang menyiapkan sedekah desa, tiba-tiba dikabari perangkat desa ada kebakaran, dan waktu tiba di lokasi api sudah besar," lontarnya.
Menurut Edi, petugas pemadam kebakaran akhirnya datang untuk melakukan penanganan. Setelah proses pemadaman dan pembasahan sekitar satu jam, api berhasil dikendalikan.
Dugaan sementara, sumber api berasal dari bekas pembakaran sampah di TPS3R yang berada di sisi barat bank sampah. Meski pembakaran telah dihentikan sebelumnya, bara api diduga masih tersisa di bawah tumpukan sampah.
”Jadi setiap hari, memang ada pembakaran di TPS3R di sebelah barat itu, namun sore sebelum kejadian, pembakaran sudah dimatikan dengan cara disiram,” jelasnya.
Namun, proses pendinginan yang kurang maksimal membuat bara api kembali menyala. Kondisi angin yang cukup kencang malam itu diduga mempercepat penyebaran api.
”Nah malam itu posisi angin memang kencang, sehingga membesar apinya, dan merembet cepat,” imbuhnya.
Akibat kejadian tersebut, seluruh bagian bank sampah tidak bisa diselamatkan. Sampah hasil pilahan hingga sejumlah karya berbahan daur ulang ikut terbakar.
”Sampah pilahan, beberapa pajangan hasil karya dari sampah semuanya terbakar, untungnya dokumen-dokumen tidak disimpan di sana, jadi aman,” katanya.
Baca Juga: Kontras! Usai PHK 1.000 Buruh, PT SGS Jombang Malah Rekrut Pekerja Baru
Terpisah, Kapolsek Mojowarno Iptu Dhira Wira Prasasta membenarkan kejadian tersebut. Polisi masih mendalami penyebab kebakaran. Dugaan sementara kebakaran berasal dari bekas pembakaran sampah.
”Dugaan sementara, penyebab dari bekas pembakaran,” terangnya.
Dia memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
”Korban nihil, karena posisi kosong,” pungkasnya. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz