JombangBanget.id - Kebakaran hebat melanda Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Jombang yang berada di Jalan Raya Klitih Nomor 70, Dusun Tanggungan, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Jombang, Rabu (24/6) sore.
Api menghanguskan sejumlah fasilitas sekolah, meliputi ruang kantin, ruang kelas, ruang kantor, dan gudang.
Kalaksa BPBD Jombang Wiku Birawa Felipe Dias Quintas mengatakan, peristiwa itu pertama kali diketahui warga sekitar pukul 16.00 WIB.
Saat itu seorang warga melihat kepulan asap hitam muncul dari dalam area sekolah.
"Awalnya warga melihat asap hitam dari dalam gedung sekolah," kata Wiku.
Mengetahui adanya kebakaran, warga sekitar langsung berupaya melakukan pemadaman secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya.
Namun kobaran api terus membesar sehingga sulit dikendalikan.
"Warga sempat melakukan pemadaman mandiri," ujarnya.
Sekitar pukul 16.07 WIB api semakin membesar dan mengancam bangunan lainnya. Warga yang panik kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Pos Damkar Ploso pada pukul 16.10 WIB.
"Api terus membesar sehingga warga meminta bantuan petugas pemadam," terangnya.
Menerima laporan tersebut, Pos Damkar Ploso langsung menerjunkan tim ke lokasi. Satu unit fire pumper truck dan satu unit fire supply truck dikerahkan untuk melakukan penanganan.
"Laporan kami terima pukul 16.12 WIB dan petugas langsung bergerak ke lokasi," jelas Wiku.
Tim pemadam tiba sekitar pukul 16.25 WIB dan segera melakukan pemadaman untuk mencegah api merambat lebih luas ke bangunan lain di lingkungan sekolah.
"Setibanya di lokasi petugas langsung melakukan pemadaman dan pendinginan," ungkapnya.
Baca Juga: Tradisi Malam Satu Suro di Balongbesuk Jombang, Warga Arak Tumpeng dan Hasil Bumi
Dalam kejadian itu, empat ruangan sekolah terdampak kebakaran, yakni ruang kantin berukuran 4 x 6 meter, ruang kelas berukuran 9 x 8 meter, ruang kantor berukuran 9 x 8 meter, serta gudang sekolah berukuran 2 x 7 meter.
"Beberapa fasilitas sekolah mengalami kerusakan akibat kebakaran," tuturnya.
Setelah berjibaku selama hampir satu jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api sepenuhnya sekitar pukul 17.20 WIB.
"Api berhasil dipadamkan dan penanganan dinyatakan selesai," pungkas Wiku.
Higga kini, petugas kwpolisian masih melakukan pendalaman untuk mencari tahu penyebab pasti kebakaran tersebut. (riz)
Editor : Ainul Hafidz