JombangBanget.id - Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Dusun Miagan, Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Jumat (12/6) sekitar pukul 12.45.
Insiden yang melibatkan dua truk, sepeda motor, dan seorang pejalan kaki itu menewaskan seorang sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas).
Korban meninggal dunia diketahui bernama Anton Prasetyo, 20, supeltas asal Kecamatan Mojoagung.
Ia sempat dilarikan ke Puskesmas Miagan, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka berat yang dideritanya.
Baca Juga: Gudang Pakan Ternak di Gudo Jombang Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp 300 Juta
Berdasarkan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat truk Mitsubishi bernopol AG 8911 UF yang dikemudikan Askur, 70, warga Desa Pekukuhan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, melaju dari arah barat ke timur.
”Truk Mitsubishi berjalan dari arah barat ke timur,” ujar Adrian, 35, saksi di lokasi.
Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda Beat bernopol S 2109 NJM yang dikendarai Sukiman, 58, warga Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, sedang berhenti di sisi kiri jalan. Ia berhenti karena ada supeltas yang membantu kendaraan lain untuk putar balik.
”Motor Beat berhenti di jalur kiri karena ada supeltas yang menghentikan kendaraan,” katanya.
Diduga sopir truk tidak mampu mengendalikan kendaraan, hingga akhirnya menabrak sepeda motor tersebut berikut Anton yang berada di lokasi.
”Setelah itu truk menabrak supeltas yang sedang membantu kendaraan putar balik di jalur kiri,” tuturnya.
Tak berhenti di situ, truk Mitsubishi tersebut terus melaju dan kembali menabrak truk lain yang hingga kini belum diketahui identitas maupun nomor polisinya.
”Sesudah itu truk Mitsubishi juga menabrak truk lain yang belum diketahui nomor polisinya,” imbuh Adrian.
Akibat kejadian itu, Anton mengalami luka parah dan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, Sukiman mengalami luka-luka dan saat ini menjalani perawatan di RSUD Jombang. Sepeda motor yang ditabrak juga mengalami kerusakan berat.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto mengatakan, pihaknya masih mendalami rangkaian peristiwa tersebut, termasuk mengidentifikasi truk lain yang terlibat.
”Korban supeltas bernama Anton Prasetyo meninggal dunia setelah sempat mendapat penanganan medis. Sedangkan pengendara sepeda motor mengalami luka dan dirawat di RSUD Jombang," kata Siswanto.
Saat ini, petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan kendaraan yang terlibat.
Penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap secara lengkap kronologi kecelakaan beruntun tersebut.
Sementara itu, kecelakaan maut juga terjadi di Tol Jombang–Mojokerto KM 690+100 A, masuk Desa Sumberagung, Kecamatan Peterongan, Kamis (11/6) malam. Satu penumpang mobil Honda City tewas, sementara pengemudi mengalami luka berat.
Kepala Departemen Operasional Astra Tol Jomo, Yuni Rihal, menjelaskan peristiwa terjadi sekitar pukul 22.00.
Sedan Honda City nopol S 1607 XB yang dikemudikan Gustaf, 33, warga Perum Jombang Permai Jombang, menabrak bagian belakang truk gandeng Hino nopol AG 8548 UV bermuatan jagung 30 ton.
”Diduga pengemudi sedan mengantuk atau microsleep,” ujarnya.
Benturan keras membuat Honda City ringsek parah. Penumpang, Yanuar Bagus Dewantara, 36, warga Desa Sengon, Kecamatan Jombang, meninggal dunia akibat luka berat.
Baca Juga: 36 Koperasi Merah Putih di Jombang Mulai Beroperasi, Bupati Warsubi Siap Kawal Penuh
Sedangkan Gustaf mengalami patah tulang paha kiri dan luka sobek di dagu. Keduanya dievakuasi ke RSUD Jombang.
Pengemudi truk, Anwari, 49, warga Mojo, Kediri, dan penumpangnya selamat tanpa luka. Polisi langsung melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan sebagai barang bukti.
”Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” terang Kanit 3 PJR Polda Jatim AKP Sudirman. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz