JombangBanget.id - Kebakaran hebat menghanguskan gudang pakan ternak milik CV Lancar PS di Jalan Raya Blimbing, Kecamatan Gudo, Jombang, Jumat (12/6) dini hari.
Api melalap bangunan seluas sekitar 100 meter x 20 meter beserta seluruh isinya. Tidak ada korban jiwa dari insiden tersebut.
Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp 300 juta.
Peristiwa diketahui sekitar pukul 01.20 WIB. Api pertama kali terlihat oleh seorang warga yang juga karyawan dapur SPPG Blimbing di sisi timur gudang.
”Saksi melihat bara api beterbangan dari ventilasi,” terang Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang Wiku Birawa Felipe Dias Quintas.
Saksi kemudian memberitahu rekan-rekannya. Saat dicek, api sudah membesar dan menyebar di dalam gudang.
”Api sudah semakin meluas ketika diketahui warga,” ujarnya.
Petugas BPBD Jombang mengerahkan empat armada ke lokasi, terdiri dari dua unit fire pumper dan dua truk tangki suplai air.
”Empat armada kami kerahkan untuk penanganan di lokasi,” jelasnya.
Pemadaman mulai dilakukan sekitar pukul 02.00 WIB. Namun, besarnya bangunan serta banyaknya material mudah terbakar membuat proses penanganan berlangsung lama.
”Di dalam gudang terdapat dedak dan pakan ternak yang sangat mudah terbakar,” ungkap Wiku.
Kondisi tersebut membuat api terus membara sehingga petugas membutuhkan waktu berjam-jam melakukan pemadaman serta pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
Baca Juga: 36 Koperasi Merah Putih di Jombang Mulai Beroperasi, Bupati Warsubi Siap Kawal Penuh
”Proses pemadaman dan pendinginan baru tuntas sekitar pukul 09.00,” tuturnya.
Sementara itu, Kapolsek Gudo Iptu Rido Bargowo memastikan tidak ada korban jiwa dari insiden kebakaran gudang pakan tersebut. Polisi bersama petugas terkait langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.
”Korban jiwa nihil, namun kerugian materiil sementara diperkirakan mencapai Rp 300-an juta,” ujar Rido.
Dari hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Namun, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti.
”Dugaan sementara karena hubungan arus pendek listrik," terangnya. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz