JombangBanget.id – Isuzu Elf nopol M 7082 UH mengalami kecelakaan tunggal di ruas Tol Jombang-Mojokerto KM 705+600 B, masuk Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben, Jombang, Sabtu (30/5) pagi.
Kendaraan yang mengangkut 22 orang rombongan asal Madura itu terguling setelah mengalami pecah ban saat melaju di jalur tol.
’’Kecelakaan terjadi sekitar pukul 10.50,’’ kata Kepala Departemen Operasional Astra Tol Jomo, Yuni Rihal.
Kendaraan tersebut dikemudikan Ahmad Fauzi dan bergerak dari Madura menuju Blitar.
Baca Juga: Binrohtal: Jangan Sepelekan, Empat Perkara Ini Akan Dihisab di Hari Kiamat
Saat melintas di KM 705+600 B tepatnya di atas jembatan Sungai Brantas dengan kecepatan sekitar 80 kilometer per jam di lajur kiri, ban belakang kiri kendaraan tiba-tiba pecah.
’’Akibat pecah ban tersebut, pengemudi kehilangan kendali sehingga kendaraan oleng ke kanan dan terguling di lajur kiri maupun lajur kanan,’’ terangnya.
Akibat kecelakaan tersebut, kondisi mobil ringsek dan berakhir dalam posisi terguling ke samping. Sejumlah kacanya pecah, dan bodi depannya penyok akibat benturan.
Sejumlah penumpang mengalami luka-luka. ’’Ada 10 penumpang yang luka,’’ ucapnya.
Korban luka berat tercatat atas nama Abril, 42, warga Sampang.
Sedangkan korban luka ringan Faida, 11, Zainal, 10 bulan, Saimah, 20, Zainal, 2, Suringa, 70, Sofi, 10, Siti, 50, Sia, 65, serta Muadah, 45.
Sementara penumpang lainnya selamat. Yakni Anwar, 23, Sumiati, 37, Suraidah, 28, Kholil, 17, Subhan, 14, Suriyeh, 45, Nur, 35 dan Nisto, 45. Serta Arifin, 17, Subaki, 50, Romli, 18, dan Fauzi, 40.
‘’Mayoritas korban merupakan warga Kabupaten Sampang, Madura. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis oleh petugas di lokasi,’’ jelas Yuni.
Baca Juga: Tak Mau Angkudes Punah, Kepala Bidang Angkutan Dishub Jombang Ini Siapkan Terobosan Besar
Petugas tol bersama ambulan dan kepolisian langsung melakukan evakuasi korban serta kendaraan untuk menghindari gangguan arus lalu lintas.
’’Kecelakaan diduga dipicu pecah ban belakang kiri kendaraan saat melaju di jalur tol,’’ ungkapnya. (riz/jif)
Editor : Ainul Hafidz