Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Tinggal Sendiri, Penjual Bubur di Jombang Ditemukan Meninggal

Achmad RW • Selasa, 19 Mei 2026 | 05:56 WIB
Warga Dusun/Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung, Jombang digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam rumahnya, Senin (18/5) pagi. (Achmad RW/Radar Jombang)
Warga Dusun/Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung, Jombang digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam rumahnya, Senin (18/5) pagi. (Achmad RW/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Warga Dusun/Desa Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung, Jombang digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di dalam rumahnya, Senin (18/5) pagi.

Korban diketahui bernama Anuwar, 58, yang sehari-hari bekerja sebagai penjual bubur.

Kapolsek Mojoagung Kompol Yogas mengatakan, jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.30 oleh warga yang datang untuk mengantarkan nasi sarapan.

”Ketika saksi datang ke rumah korban untuk mengantar nasi, korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Kompol Yogas.

Saat ditemukan, posisi tubuh korban miring ke kiri menghadap tembok dan tidak mengenakan baju. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.

”Mendapat laporan itu, anggota piket SPKT bersama Unit Reskrim Polsek Mojoagung, Tim Inafis Polres Jombang dan personel BPBD langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan,” katanya.

Baca Juga: JATMAN Jatim Gaungkan Dakwah Tasawuf Digital di Jombang, Santri Diajak Kuasai Media Sosial

Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan tim medis Puskesmas Mojoagung bersama Tim Inafis Polres Jombang, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

”Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan unsur kekerasan. Korban diperkirakan sudah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan,” ungkapnya.

Menurut Yogas, berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit kolesterol dan asam urat cukup parah sehingga mengalami keterbatasan dalam beraktivitas sehari-hari.

”Korban sebelumnya juga sempat menjalani pemeriksaan kesehatan di wilayah Bejijong, Kecamatan Trowulan,” jelasnya.

Warga terakhir kali melihat korban pada Jumat (15/5) sekitar pukul 07.00 WIB. Selama ini korban diketahui tinggal seorang diri di rumahnya.

”Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkas Yogas. (riz/fid)

Editor : Ainul Hafidz
#penjual bubur #Mojoagung #penemuan mayat #Jombang