JombangBanget.id – Sebuah rumah milik Abbas Ardhani Rahmad di Dusun Miagan, Desa Miagan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang ludes terbakar, Jumat (15/5) pagi.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp 150 juta.
Kapolsek Mojoagung Yogas mengatakan, kebakaran diketahui sekitar pukul 07.00 saat istri korban sedang memasak di dapur rumah.
“Saat memasak, istri korban melihat ada kepulan asap dan kobaran api dari kamar gudang bagian belakang rumah,” ujarnya.
Baca Juga: Seruling Emas Jelakombo Jombang, Senam Keliling RT-RW Bikin Warga Sehat dan Guyub
Mengetahui munculnya api, istri korban langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Sejumlah warga kemudian berdatangan dan berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya agar kobaran tidak semakin membesar.
“Warga sempat melakukan pemadaman manual sambil menghubungi Polsek Mojoagung,” kata Kompol Yogas.
Mendapat laporan tersebut, anggota piket Polsek Mojoagung langsung menuju lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan petugas BPBD serta Damkar Jombang.
Tak lama berselang, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan melakukan pemadaman.
Api yang membakar sebagian besar bangunan rumah akhirnya berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian.
Polisi bersama warga juga membantu korban mengevakuasi barang-barang berharga yang masih bisa diselamatkan.
“Begitu sampai di lokasi, anggota langsung membantu proses pemadaman dan evakuasi barang milik korban yang masih bisa diselamatkan,” tutur Kapolsek.
Baca Juga: Butuh 18 SDM per Gerai KDKMP di Jombang, Berikut Skema Rekrutmennya
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga kebakaran dipicu korsleting listrik di bagian belakang rumah.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran karena konsleting listrik,” ucapnya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian material cukup besar.
Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa sisa barang terbakar dan kabel listrik yang diduga menjadi sumber api untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. (riz)
Editor : Ainul Hafidz