JombangBanget.id – Seorang pria di Kecamatan Tembelang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi gantung diri di dalam rumahnya, Jumat (1/5) dini hari.
Diduga kuat, korban nekat mengakhiri hidup lantaran gejala kejiwaan yang dialaminya.
Dari data yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00.
Korban adalah HH, 39, ditemukan sudah tidak bernyawa di ruang tengah rumahnya.
Baca Juga: Dinas Kominfo Jombang Respons Dugaan Data Wajib Pajak Bocor ke Dark Web, Ini Hasil Penelusuran Awal
“Korban pertama kali ditemukan oleh kakak kandungnya yang curiga melihat pintu rumah dalam kondisi terbuka,” ujar Kapolsek Tembelang AKP Fadilah.
Saat dicek, korban sudah dalam kondisi tergantung di dalam rumah.
Kejadian itu kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.
“Dari keterangan keluarga, korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan baru saja pulang dari menjalani perawatan,” kata Fadilah.
Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan pemeriksaan bersama tim medis dari Puskesmas Tembelang.
Hasil visum luar tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Tidak ditemukan tanda kekerasan, sehingga disimpulkan korban meninggal dunia murni karena gantung diri,” ucapnya.
Di lokasi kejadian, polisi juga mengamankan barang bukti berupa seutas tali tampar dan sebuah kursi yang diduga digunakan korban.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah korban selanjutnya dimakamkan oleh keluarga.
Baca Juga: May Day 2026 di Jombang Diwarnai PHK Massal, Segini Catatan Disnaker
“Peristiwa ini masih kami dalami dengan meminta keterangan saksi-saksi,” pungkas Fadilah. (riz)
Informasi dalam berita ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa.
Jika anda butuh bantuan konsultasi untuk mengatasi depresi, atau anda melihat orang yang ingin melakukan aksi bunuh diri bisa menghubungi nomor darurat Kementerian Kesehatan di 119.
Editor : Ainul Hafidz