JombangBanget.id – Kebakaran kandang sapi milik warga terjadi di Dusun Kalangan RT 03 RW 01 Desa Kalangsemanding, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Senin (27/4) dini hari.
Peristiwa yang diketahui sekitar pukul 01.15 WIB itu membuat tiga ekor sapi nyaris terpanggang.
Kapolsek Perak Iptu M Supriyo mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui saat seorang saksi yang hendak ke kamar mandi mendengar suara letupan dari belakang rumah.
“Saksi mendengar suara letupan dari arah belakang rumah, kemudian dicek dan diketahui kandang sapi milik korban sudah terbakar,” ujarnya.
Melihat kobaran api mulai membesar, saksi langsung membangunkan pemilik rumah, SJBianto, 65, serta berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Warga yang berdatangan kemudian berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menyelamatkan ternak di dalam kandang.
“Pemilik bersama warga berusaha memadamkan api sekaligus mengevakuasi tiga ekor sapi agar tidak ikut terbakar,” kata Supriyo.
Upaya pemadaman terus dilakukan sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran dan BPBD Kabupaten Jombang.
Api yang cepat membesar membuat sebagian bangunan kandang hangus terbakar.
“Petugas PMK dan BPBD datang sekitar pukul 01.40 WIB dan langsung melakukan pemadaman,” jelasnya.
Setelah berjibaku hampir lebih dari satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.50 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kandang sapi mengalami kerusakan cukup parah.
“Tidak ada korban jiwa, untuk kerugian material masih dalam pendataan,” ungkap Supriyo.
Dari hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu dari api pembakaran jerami atau diang yang digunakan korban untuk mengasapi kandang guna mengusir nyamuk.
Api tersebut diduga merembet dan membesar hingga membakar kandang.
“Dugaan sementara api berasal dari diang jerami yang kemudian merembet ke bagian kandang,” terangnya.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mencatat keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti.
“Kami masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran,” pungkasnya. (riz)
Editor : Ainul Hafidz