JombangBanget.id - Kecelakaan maut terjadi di jalur provinsi Ploso–Gedeg, tepatnya di timur Jembatan Ploso Baru, Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Jombang, Sabtu (25/4) dini hari.
Dua pelajar SMP meninggal dunia di lokasi setelah sepeda motor yang mereka kendarai bertabrakan dengan truk.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 00.40. Semula sepeda motor Honda Vario 125 bernopol S 3037 OCT dikendarai Candra, 16, warga Desa Gedongombo, berboncengan dengan M Andrean Purnama, 16, warga Desa Jatigedong melaju dari arah barat ke timur.
”Motor itu dari arah timur, jumlahnya banyak dan melaju kencang,” ujar Inan, saksi di lokasi.
Baca Juga: Bangunan Belum Lima Tahun, Plafon Puskesmas Kesamben Jombang Sudah Banyak yang Ambrol
Saksi menyebut rombongan motor berjumlah sekitar 5–10 kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi dan memenuhi badan jalan.
”Rombongan motor sambil bercanda, kecepatannya tinggi dan memenuhi jalan,” imbuhnya.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk Mitsubishi Canter bernopol L 8335 VJ yang dikemudikan Maulana Ulummuddin Alim, 24, warga Nganjuk.
Diduga kurang memperhatikan lajunya, motor yang dikendarai dua pelajar ini bertabrakan dengan truk.
”Dari arah berlawanan ada truk, akhirnya terjadi tabrakan,” katanya.
Benturan keras membuat kedua remaja terpental ke aspal. Keduanya mengalami luka berat dan meninggal di lokasi. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Jombang.
”Dua korban meninggal dunia di lokasi,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang Ipda Siswanto.
Adapun kondisi sopir truk selamat, tidak mengalami luka. Pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan.
”Kendaraan sudah diamankan, penyebab pasti masih kami dalami,” pungkasnya. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz