JombangBanget.id – Warga Desa Sengon, Kecamatan Jombang digegerkan dengan penemuan jasad pria dalam kondisi membusuk di dalam rumahnya, Sabtu (25/4) siang.
Korban diketahui bernama Bambang, 50.
Ia ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB oleh keluarga yang curiga karena sudah sepekan tidak pernah terlihat keluar rumah.
Kepala Desa Sengon, Totok Sutjahjo mengatakan, kecurigaan muncul lantaran rumah korban tampak sepi dan tidak berpenghuni.
Baca Juga: Kepala Dinas Perkim Jombang Gaspol Program Pro-Rakyat, Kawasan Kumuh Jadi Target Penataan
”Yang mengetahui pertama kali keluarganya sendiri, siang tadi, karena curiga dia tidak pernah keluar rumah,” ujarnya.
Menurutnya, selama ini korban diketahui tinggal seorang diri. Jika keluar rumah, biasanya pintu dalam kondisi terkunci dari luar. Namun kali ini rumah terlihat tertutup tanpa aktivitas dalam waktu cukup lama.
”Menurut keluarga, kalau dia keluar biasanya digembok. Ini sudah sekitar seminggu tidak terlihat, akhirnya pintu didobrak,” lanjutnya.
Saat pintu dibuka, korban ditemukan sudah meninggal dunia di dalam kamar. Kondisinya memprihatinkan, jasad telah membusuk dan menghitam, diduga sudah meninggal sejak beberapa hari sebelumnya.
”Waktu ditemukan memang sudah membusuk, kemungkinan sudah lama meninggalnya,” imbuh Totok.
Totok menambahkan, Bambang dikenal sebagai orang dengan gangguan kejiwaan dan sehari-hari bekerja sebagai tukang becak. Ia juga memang tinggal sendirian di rumah tersebut.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Kota Jombang Ipda Dian Rizal Mabrur membenarkan penemuan jasad tersebut.
”Benar, ditemukan jasad pria paro baya dalam kondisi sudah membusuk,” terangnya di lokasi.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia karena sakit. Pihak keluarga menyebut korban memiliki riwayat penyakit lambung.
Baca Juga: Profil Dian Kusuma Rahmat Subekti, Kepala Dinas Perkim Jombang yang Tekankan ASN Harus Melayani
”Keterangan keluarga, korban sebelumnya sering mengeluhkan sakit lambung. Penyebab pasti masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.
Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Jombang untuk dilakukan visum.
Polisi juga masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab kematian korban. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz