JombangBanget.id – Kebakaran menimpa rumah Tomi Yulianto, 43, di Jalan Adityawarman nomor 87, Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan Jombang, Jumat (17/4) malam.
Sebelum kebakaran terjadi, ledakan sempat muncul.
Satu asisten rumah tangga (ART), Maya, 23, asal Bareng meninggal dunia. Sementara satu ART lainnya kritis.
’’Kebakaran terjadi sekitar pukul 23.30. Yang terbakar itu rumah besar,’’ kata Didik, 41, warga setempat. Warga sempat mendengar tiga kali ledakan sebelum api muncul dan membesar.
Baca Juga: Kebakaran di SMPN 2 Sumobito Jombang, Gudang Berisi Meja dan Kursi Hangus Terbakar
Setelah ledakan, terlihat asap tebal keluar dari dalam rumah yang saat itu dalam kondisi tertutup rapat.
Rumah dihuni Tomi Yulianto, 43, bersama istrinya Meliana Dhina, 35.
Serta tiga anaknya, yakni S, 14, C, 11, dan Javier, 18. Ada dua ART yang tinggal di rumah tersebut. Sri Indah, 33, asal Jogoroto dan Maya.
’’Ada dua orang yang ditandu dari dalam rumah, sepertinya satu meninggal dunia,’’ ucap Didik.
Kapolsek Jombang, AKP Edy Widoyono, menjelaskan, kebakaran melanda rumah dua lantai itu setelah adanya korsleting listrik.
’’Indikasi awal ada korsleting pada AC rumah, kemungkinan ledakan dari bagian AC tersebut,’’ terangnya.
Lokasi kebakaran berada di lantai satu, dekat dengan kamar kedua ART tersebut. Asap tebal, dan rumah yang kondisi terkunci, membuat evakuasi cukup sulit.
’’Posisi para penghuni rumah sedang tidur. Saat petugas hendak masuk, kendala utama asap tebal dan pintu gerbang berlapis menuju rumah, sehingga harus didobrak,’’ imbuhnya.
Baca Juga: Binrohtal: Manisnya Iman Tak Datang Instan, Ini Tiga Kunci Utamanya
Kedua ART yang tinggal di bawah terdampak paling parah. Mereka banyak menghirup asap tebal hingga lemas.
’’Satu ART meninggal dunia atas nama Maya. Satu ART lagi kondisinya sempat tidak sadarkan diri dan kondisi kritis sehingga dilarikan ke rumah sakit,” tambahnya.
Sementara lima anggota keluarga yang berada di lantai dua, selamat dalam kejadian itu. Mereka berhasil dievakuasi tanpa luka berarti.
’’Penghuni rumah selamat semua,’’ ujarnya.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.30. Seluruh korban kemudian dievakuasi ke RSUD Jombang untuk mendapatkan penanganan medis.
’’Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 200 juta,’’ ungkapnya. (riz/jif)
Editor : Ainul Hafidz