Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Identitas Mayat Tanpa Busana di Megaluh Jombang Terungkap, Ternyata Warga Kediri

Achmad RW • Selasa, 14 April 2026 | 16:57 WIB

 

Penemuan jasad pria tanpa identitas di sungai menggegerkan warga Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang, Minggu (12/4) siang. (Achmad RW/Radar Jombang)
Penemuan jasad pria tanpa identitas di sungai menggegerkan warga Dusun Paras, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang, Minggu (12/4) siang. (Achmad RW/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Identitas jasad pria tanpa busana dengan luka di leher yang ditemukan di aliran sungai Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang akhirnya terungkap.

Korban diketahui warga Kabupaten Kediri yang hanyut di sungai.

Korban diketahui bernama Anang Sularso, 32, warga Desa Bogem, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri. Kepastian identitas korban dibenarkan Kapolsek Gurah Iptu Ardian Wahyudi.

’’Iya betul, korban warga Gurah,’’ ujarnya seperti dikutip dari Jawa Pos Radar Kediri.

Hingga kini kasus itu masih ditangani Polres Jombang. Terungkapnya identitas tersebut sekaligus menjawab misteri jasad yang sebelumnya ditemukan tanpa identitas atau Mr X.

Baca Juga: Tak Disangka! MTsN 2 Jombang Disebut Jadi Cikal Bakal Generasi Emas 2045

Perangkat desa setempat membenarkan identitas korban setelah sebelumnya sempat tanpa nama.

Kepala Dusun Bogem Utara, Aris Setyo Basuki, mengatakan, dirinya mendapat informasi dari kepala desa sekitar pukul 15.00.

Informasi itu berasal dari kepolisian yang menyebut ada warga Bogem diduga menjadi korban pembunuhan di wilayah Megaluh, Jombang.

Ia kemudian diminta melakukan konfirmasi ke pihak keluarga.

’’Saya diminta Pak Kades untuk memastikan ke keluarga, dan benar itu Anang Sularso warga Bogem Utara,’’ jelasnya.

Dari hasil penelusuran, korban diketahui sudah tidak pulang sejak Jumat (10/4) malam.

Barang milik korban berupa sepeda motor dan handphone dilaporkan hilang. Keluarga mulai curiga setelah tidak bisa menghubungi korban karena ponselnya tidak aktif.

Setelah mendapat potongan gambar dari pihak kepolisian, keluarga meyakini adanya kemiripan dengan korban.

Proses identifikasi kemudian dilakukan di rumah sakit oleh pihak keluarga bersama kepolisian.

’’Setelah dilihat langsung, keluarga meyakini itu korban dari ciri-ciri fisik, termasuk tanda yang dikenali,’’ imbuh Aris.

Baca Juga: DPRD Jombang Bahas CFD Mojoagung, Berikut Hal Krusial yang Disorot

Terpisah, Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, membenarkan jika jasad korban sudah teridentifikasi.

Pihaknya juga membenarkan, jasad tersebut warga Gurah, Kabupaten Kediri.

Dimas juga menjelaskan, kematian korban diduga akibat korban kejahatan ataupun perbuatan pidana.

Hal itu terlihat dari adanya sejumlah luka di tubuh korban dari hasil otopsi.

’’Hasil otopsi kematian tidak wajar dengan temuan luka terbuka pada wajah pipi kiri, luka terbuka pada leher sebelah kanan dan luka terbuka pada lengan kiri,’’ terangnya.

Disinggung terkait sejumlah harta benda korban yang hingga kini masih hilang, Kasatreskrim tak membantahnya.

’’(Terkait harta benda hilang,Red) masih didalami karena dugaan TKP  (tempat kejadian perkara) bukan di lokasi penemuan,’’ ucapnya.

Jasad korban ditemukan warga dalam kondisi tengkurap dan tersangkut di cor pembatas aliran Sekunder Turi Baru, Dusun Paras, Minggu (12/4) siang.

Baca Juga: Muncul Istilah PKB Asik di Jombang, Ini yang Sedang Disiapkan M Fauzan

Kepala Dusun Paras, Johan Dwi Santoso, mengatakan, korban pertama kali ditemukan petani setempat.

Saat ditemukan, korban tanpa busana dan hanya mengenakan celana dalam. Di bagian leher terlihat luka menganga yang diduga akibat benda tajam.

’’Ada luka seperti digorok di lehernya, tapi pastinya masih dalam penyelidikan,’’ imbuh Johan. (riz/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#kediri #Megaluh #pembunuhan #Mayangan #Jombang